JAKARTA, Beritasatu.com – Saham-saham di pasar Asia melemah pada Rabu (1/5/2025) saat sebagian besar pasar tutup karena hari raya. Di sisi lain, saham-saham Amerika Serikat ( AS ) ditutup pada April 2024 dengan penurunan terbesar sejak September 2023.
Read More : Pengembang Dukung Penuh Usulan Rumah Subsidi Diperkecil
Di Tokyo, indeks Nikkei 225 turun 0,8% menjadi 38.089,09 pada awal perdagangan. Penurunan ini terjadi setelah aktivitas manufaktur di Jepang sedikit berkurang pada bulan April.
Di Australia, S&P/ASX 200 turun 1,2% menjadi 7.574,20. Sementara itu, pasar lain di wilayah tersebut tutup untuk Hari Buruh.
Sebelumnya hari ini, S&P 500 turun 80,48 poin menjadi 5.035,69. Dow Jones juga turun 1,5% menjadi 37.815,92 dan Nasdaq Composite turun 2% menjadi 15.657,82.
Di pasar obligasi, imbal hasil Treasury 10-tahun naik menjadi 4,67% dari sebelumnya 4,61%.
Read More : Hilirisasi Jadi Sumber Pendapatan Andalan Pemerintahan Prabowo-Gibran
Sementara harga minyak mentah AS turun menjadi US$81,17 per barel, sedangkan harga minyak mentah Brent internasional menetap di US$86,51 per barel.