Jakarta, Beritasatu.com – Saham Asia bervariasi pada Jumat (10/04/2024) setelah memburuknya ketegangan di Timur Tengah membuat saham-saham melemah di Wall Street.
Read More : Erick Thohir Bakal Kaji Ulang Tata Kelola Minyak Mentah
Indeks acuan Nikkei 225 Jepang naik 0,3% menjadi 38.668,36 pada perdagangan pagi. Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,7% menjadi 8,145.70.
Indeks Kospi Korea Selatan juga naik 0,6% menjadi 2.577,51. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,6% menjadi 22.473,56. Sementara perdagangan di Shanghai ditutup.
Shigeru Ishiba, yang ditunjuk sebagai perdana menteri baru Jepang, akan menyampaikan pidato kebijakan hari ini. Pidato ini mungkin mewakili posisi pemerintah terhadap sejumlah isu, seperti suku bunga dan pengeluaran pemerintah.ย
Bank of Japan telah mulai menaikkan suku bunga utamanya secara bertahap dari mendekati nol menjadi sekitar 0,25%. Ekspektasi kenaikan suku bunga mendorong yen setelah Partai Demokrat Liberal memilih Ishiba untuk memimpin partai yang berkuasa dan menjabat sebagai perdana menteri.
Read More : Libur Lebaran 2025, TMII Sudah Dipadati 20.000 Pengunjung
Namun, yen telah melemah terhadap dolar AS selama dua hari terakhir setelah para pejabat mengirimkan sinyal jelas bahwa mereka tidak akan mendukung kenaikan suku bunga lebih lanjut saat ini.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di zona merah pada pukul 10.47 WIB di dalam negeri. IHSG melemah 38,12 poin atau 0,51% menjadi 7.505,7.