Jakarta, Beritasatu.com – PT Astra International Tbk (ASII) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2024, menetapkan jajaran direksi baru dan menyetujui laporan tahunan tahun buku 2023.
Read More : Dikritik Media, PM Inggris Rishi Sunak Dinilai Tak Pantas Kenakan Adidas Samba
Dalam RUPST tersebut, pengunduran diri Johannes Lohmann sebagai direktur perseroan diterima dan sejumlah direktur diangkat, antara lain Bambang Bermadi Somantri Prodjonekoro sebagai wali perusahaan independen, Hsu Hai Ye sebagai wali perusahaan, dan Rudy. sebagai sutradara. Perusahaan dan Thomas Junaidi Alum W.
Oleh karena itu, susunan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan yang ditetapkan sesuai Piagam Asosiasi sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2026 mengalami perubahan sebagai berikut:
Direksi Perseroan
Komisaris Utama : Prijono Sugiardo
Komisaris Independen : Shri Indrastudi Hadiputranto
Komisaris Independen: Abinont Susevaboripont
Komisaris Independen : Bambang Bermadi Somandri Prodjonekoro
Komisaris Independen : Muliaman Dharmansya Hadad
Komisaris: Anthony John Liddell Nightingale
Komisaris: Benjamin William Keswick
Read More : Polisi Pastikan Epy Kusnandar Ditangkap di Warung Makan Miliknya
Komisaris: John Raymond Witt
Komisaris: Stephen Patrick Gore
Komisaris: Benjamin Herrendon Birks
Komisaris: Hsu Hai Yeh
Sementara jajaran direksi perseroan terdiri dari Chairman dan Direktur Johnny Buonardo Dijondro serta sejumlah direktur lainnya seperti Suborno Jasmin, Siu Chin Seok, Gideon Hassan, Henry Tanodo, Santosa, Geeta Tiffany Boyer, FXL Gezuma, Hamdani Dzulkarnan Salim, Rudy. dan Thomas Junaidi Alumni. W.
Lebih lanjut, Astra menjabarkan laba bersih konsolidasi perseroan untuk tahun buku 2023 yang berakhir 31 Desember 2023 sebesar Rp33.839.170.942.738. Rp21 triliun atau Rp519 per saham dibagikan sebagai dividen tunai termasuk dividen interim Rp98 per saham atau total Rp3,97 triliun yang dibayarkan pada 31 Oktober 2023.
Sedangkan sisa Rp 17 triliun atau Rp 421 per saham pada 30 Mei 2024. Nama-nama pemegang saham perseroan tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada 15 Mei 2024 pukul 16:00 WIB.
Kemudian, sisanya sebesar Rp12,8 triliun dibukukan sebagai laba ditahan perseroan.