BANJAR, Bertasatu.com – Kantor Kejaksaan (Cayri) telah menunjuk presiden di Banjar Drtrd, Jawa Barat, DRK yang bertanggung jawab atas korupsi dari DPR dan izin. Korupsi dari anggaran Secretariath Kota Benjar pada 2017 – 2021 merusak negara bagian 3,5 miliar hal.

Read More : 7 Cara Mengatasi Gatal Akibat Terkena Banjir dengan Bahan yang Mudah Ditemukan

Kepala Kantor Kejaksaan di kota Banjar, mengatakan Sriaryto, DRK yang mencurigakan, diasumsikan bahwa ia telah melampaui posisinya sebagai presiden presiden DPRD. DRC telah menentang jumlah yang diusulkan dari jumlah rumah dan transportasi umum kepada para pemimpin dan anggota Kota Banjar, menghasilkan $ 3,5 miliar. 

“Menurut tahun 2020, ketika mencapai tahun 2020, tanggal 19. Namun, di tengah -tengah ini, para pemimpin DRD dan anggota DRD tumbuh. 

Menurutnya, pengenalan DRC terhadap DRC dibuat setelah mencoba mengumpulkan bukti kuat tentang anggaran dan otorisasi mobil selama 2017-2021. Abservance ditempatkan di Pusat Penjara (Pusat Penahanan) 

Read More : Kantor Staf Presiden Pertanyakan Urgensi Pembentukan Kementerian Haji

“Setelah memeriksa keprihatinan presiden kota Banjar, kantor penyelidik kantor kejaksaan memegangnya selama 20 (dua puluh) di pusat kelas Bandung,” katanya. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *