Jakarta, Beeritasu.com – Keputusan Ruben untuk mengubah Islam terkejut banyak orang karena itu terjadi tiba -tiba. Sikap Ruben, yang diam -diam menjadi banyak orang, terkejut.
Read More : Alvin Kusuma Tantang Pemain Korsel di Final Grand Prix Junior
Tetapi sebelum orang -orang belajar melalui permintaan maaf Instagram untuk Idulfitre, Ruben memastikan bahwa ketiga anaknya mengkhianati Peto, Talia dan Talia sebelumnya mempertimbangkan keputusan mereka untuk menjadi dia.
“Jika Anda pergi ke Onyo (petugas air), saya sudah memindahkannya langsung ke konverter. Dia tidak punya pertanyaan, sebaliknya mereka segera mendukung mereka,” kata Rubens Onu dalam sebuah wawancara di saluran YouTube pada hari Minggu.
Betrand bahkan orang pertama yang memberi selamat kepada Idulfitre untuk Ruben saat ia merayakan Idul Fitri pertamanya sebagai seorang Muslim. Sikap anak -anak, yang merupakan pemahaman yang lengkap, membuat Ruben merasa nyaman dalam proses spiritualnya. Pada zaman Ruben, dipimpin oleh Habib Uthmans ibn Yahya, membaca dua kalimat Schwah sebelum mereka secara resmi diubah menjadi satu. – (Instagram/Spesial)
“Dia adalah orang pertama yang mengatakan,” ayah Idul Fitri, “katanya.
Ruben mengatakan dia tidak ingin menyembunyikan imannya dari anak -anak. Menurutnya, keluarga itu adalah orang pertama yang mengetahui, terutama selama periode digital, yang mudah untuk mengirimkan informasi.
“Aku tidak perlu memakai apapun,” Ruben menjelaskan. Pemilik Ruben memutuskan untuk menjadi. – (Instagram @ruben_onsu/spesial)
Read More : Viral Oknum Polisi Paksa Pacarnya Aborsi di Aceh, Sahroni: Pecat dan Pidanakan!
Saat kita berpuasa dengan anak -anak di tengah -tengah waktu juga merupakan ingatan. Ruben masih berlari dengan cepat sementara anak -anak menghormati pilihan ayah mereka.
“Ketika kami pergi berjalan kemarin, mereka makan seperti biasa, saya hanya berkata, jika saya berpuasa, tidak ada drama, tidak ada air mata, saya akan hidup dengan damai sejak awal,” katanya.
Sekarang Rubens ons menjalani kehidupan barunya sebagai konverter dengan dukungan penuh untuk orang terdekat, terutama anak -anak. Dia percaya bahwa keterbukaan dan keterikatan keluarga adalah dasar yang paling penting untuk setiap perjalanan spiritual.