Beafa, Beitasatu.com – Walikota Camille Walikota menanggapi Gubernur 3 Promon Nen tentang proyek Proyek Dinding Raksasa Nasional (PSN) di Tembok Laut Nasional di Jakarta utara. Menurut program RK, tidak hanya proyek infrastruktur, tetapi juga harus ada situs sosial yang ditawarkan oleh komunitas, termasuk generasi muda, termasuk generasi muda.ย
Read More : Ramadan sebagai Sarana Memperbaiki dan Memperbanyak Amal Ibadah
“Gagasan (tembok maritim raksasa) bertujuan untuk membawa keadilan lokal di pantai,” pembangunan Jakarta harus mematuhi prinsip -prinsip keadilan sosial dan lingkungan, “kata Rk. Jaabata, Minggu (17.11.20.2024).
RK menekankan bahwa kunci utama untuk pembangunan tembok laut raksasa adalah percakapan dengan partisipasi masyarakat. Dia mengatakan tempat dan organisasi publik harus berpartisipasi dalam proyek untuk memastikan bahwa keputusan itu adalah yang terbaik.
Selain itu, RC juga merupakan visi dalam memperluas Mongora dan memperkuat tubuh yang ada sebagai bentuk tata letak untuk Jara.
“Warga harus berpartisipasi dalam penciptaan satu -satunya tembok laut raksasa. Kami juga memiliki visi selain Mongora dan memperluas konflik yang ada.”
Ridvan Camil melihat proyek maritim utama yang dapat mengurangi risiko banjir dan efek kerugian ekonomi. Berdasarkan data BPBD, banjir Jakarta mencapai 2,1 triliun per tahun dengan ketinggian 200 hingga 300 RW.ย
Read More : Momen Ikang Fawzi Terguncang atas Kepergian Marissa Haque
Di sisi lain, penurunan bencana dalam pembangunan sumur menunjukkan peningkatan dengan peningkatan 29 833, yang dicatat di Jakarta pada 20 Desember.
Selain risiko banjir, Jakarta juga bertabrakan dengan napas lift 3.9. Bisaย
Ridvan Kamil berharap bagi penduduk dengan penduduk dan proyek pembangunan untuk mengatasi banjir dan memperkuat lingkungan perkotaan.