Bantul, Beritasatu.com – Untuk pertama kalinya, Festival Lampion 1.001 atau Festival Paris (Paris LF) digelar di Laguna View Depok, Parangtritis. Sebelumnya acara ini dilaksanakan di Gumuk Pasir Pangkusumo, Bantul, DI Yogyakarta. Tempat festival dipindahkan dari Gumuk Pasir ke Laguna View Depok karena Gumuk Pasir merupakan satu-satunya ekosistem barchan di wilayah DI Yogyakarta, bahkan unik di Asia Tenggara.
Read More : Teganya, Santri di Aceh Disiram Pakai Air Cabai oleh Istri Pimpinan Ponpes
“Biasanya kami mengadakan acara seperti itu di Gumuk Pasir, tapi yang kami punya hanyalah pasir satu-satunya di dunia,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul.
Oleh karena itu Gumuk Pasir harus dilestarikan dan dijadikan daya tarik wisata tersendiri di Kabupaten Bantul khususnya di kawasan pesisir pantai, destinasi wisata daerah kelas atas yang dipesan kepada masyarakat luas, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi lokal.
“Oleh karena itu, keberadaan pasir atau gurun perlu kita jaga untuk mengurangi beban aktivitas di atas pasir tersebut,” kata Saryadi.
Meski menggunakan lokasi baru, Festival 1.001 Lampion berjalan lancar dan sukses, dengan ribuan wisatawan datang dari berbagai penjuru tanah air, baik nasional maupun internasional.
Bahkan, penonton mulai berkumpul di lokasi festival pada sore hari, meski acara puncak berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB. Jumlah pengunjung Festival Lampion sebanyak 1.001 orang, dua kali lipat dibandingkan tahun lalu, atau sekitar 2.000 hingga 4.000 orang.
Read More : Antusiasme Masyarakat Sambut Upacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan di Istana Negara IKN
Meilia, wisatawan asal Cirebon Jawa Barat, rela menempuh perjalanan jauh dan tiba tepat waktu untuk menikmati peluncuran lampion di Pantai Selatan.
“Iya senang sekali, walaupun tidak berhasil meluncurkan lampionnya, saya sangat senang. Ini pertama kalinya bagi kami dan kami sangat senang,” kata Meillia yang mendampingi rekannya.
Sebelum lampion dikibarkan, penonton disuguhi seni dan budaya berupa tarian tradisional, tari api, dan pertunjukan musik antara lain Say Love, Soegi Borneo. Festival 1.001 Lampion kemudian ditutup dengan pertunjukan kembang api yang spektakuler.