Pangandaran, Beritasatu.com – Ribuan warga Pangandaran, Jawa Barat asyik mengikuti lomba memancing dengan tangan kosong atau bermain di kolam renang. Meski sulit menangkap ikan, namun warga selalu senang menangkap ikan besar untuk mendapatkan hadiah.
Read More : Man United Disebut Capai Kesepakatan dengan Pelatih Pengganti Ten Hag
Lomba mancing digelar di tambak Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Minggu (13/10/2024).
Ribuan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua, melakukan penangkapan ikan dengan tangan atau biasa disebut ngobeng.
Tak ayal, kompetisi yang sudah menjadi tradisi Tanah Air ini juga mengundang keceriaan dan kesabaran, khususnya bagi para ikan. Ada banyak jenis ikan yang dibeli warga, antara lain ikan ular, nila, gurami, dan ikan koi.
Setelah menangkap ikan, setiap warga menimbang berat ikan yang ditangkapnya. Panitia juga memberikan berbagai hadiah dan doorprize kepada mereka yang menangkap ikan koi untuk ikan besar.
Salah satu warga, Danang Krisdiana mengungkapkan kebahagiaannya bisa melakukan pekerjaan tersebut. Selain sulitnya menangkap ikan dengan tangan kosong, ia juga tidak menyangka mendapat imbalan dari menangkap ikan yang besar.
“Idenya seru banget, enak banget, kalau menangkap ikan susah, namanya juga tanpa peralatan alias dengan tangan kosong. ikan dengan berat lebih dari 2 kg,” kata Danang Krisdiana.
Read More : Ini 5 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Senin 28 Oktober 2024
Penyelenggara acara dan tokoh masyarakat Jaka Purnama mengatakan, praktik menangkap ikan dengan tangan kosong sudah menjadi ajang hiburan kolektif. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi antar warga.
“Ngobeng Balong atau menangkap ikan dengan tangan sudah menjadi tradisi warga Ciganjeng, sehingga 70 persen warga menikmati tradisi ngobeng tersebut. dalam memeriahkan acara ngobeng ini,” kata Jaka Purnama.
Diharapkan dengan adanya acara seperti ini juga dapat menumbuhkan rasa persatuan antar warga dan menjaga keamanan masyarakat khususnya dalam menghadapi pemilihan kepala daerah yang akan datang.