Jakarta, Beritasatu.com – Di balik kesuksesan film aksi, para stuntmen kerap menjadi pahlawan tak kasat mata di balik layar. Meski menjadi penggerak utama yang menghidupkan film aksi dengan adegan-adegan penuh adrenalin yang disukai penonton, namun kehadiran stuntmen sepertinya masih diabaikan oleh penonton.

Read More : 8 Manfaat Utama yang Didapat dari Mengonsumsi Kangkung

Hal inilah yang coba dieksplorasi oleh The Fall Guy (2024), film aksi terbaru bersama Ryan Gosling. Film serial tahun 80-an berjudul sama ini tayang di bioskop Tanah Air mulai Rabu (24/4/2024).

Disutradarai oleh David Leitch, sutradara yang juga seorang stuntman (ia berperan sebagai pemeran pengganti Brad Pitt dan Jean-Claude Van Damme), Fall Guy bercerita tentang Colt Seavers (diperankan oleh Gosling), seorang aktor terkenal. bintang laga, Tom Ryder (Aaron Taylor-Johnson). Ketika Colt mengalami kecelakaan yang hampir membunuhnya, dia menjadi putus asa dan mengasingkan diri dari keindahan industri hiburan.

18 bulan kemudian, produser Colt Gail Meyer (diperankan oleh Hannah Waddingham) mengajukan tawaran untuk berpartisipasi dalam Metalstorm, debut sutradara Jody Moreno (Emily Blunt), seorang operator kamera yang juga pacarnya. Colt juga diminta untuk menemukan Tom yang hilang agar proyek pembuatan Metalstorm dapat dilanjutkan.

Demi menyelamatkan reputasi pacarnya, Colt akhirnya kembali ke proyek menarik dan kompleks, kali ini tidak hanya di belakang kamera, tapi juga di dunia nyata. – (Gambar Universal/-)

Aksi dan tindakan sepertinya menjadi nilai jual utama Guy a Fall. Mulai dari melompati gedung-gedung tinggi, kejar-kejaran mobil dan speedboat, hingga adu helikopter, ada aksi nyaris tanpa henti dalam film berdurasi 126 menit ini bahkan memecahkan rekor dunia sebagai film yang paling banyak naik mobil mengalahkan The James Bond film, Kasino Royale (2006).

David Leitch yang sudah dikenal sebagai sutradara Deadpool 2 (2018), Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw (2019) dan Bullet Train (2022), kembali sukses merangkai kumpulan aksi dalam sebuah film penuh ketegangan. . . dikagumi oleh penonton. Fitur aksi ini ditingkatkan dengan sinematografi dan efek visual yang menarik.

Read More : Gojek Tokopedia (GoTo) Akan Temui Kemnaker untuk Bahas THR untuk Ojol

Gosling dan Blunt pun berhasil menghadirkan chemistry hangat di sela-sela adegan seru filmnya. Berbagai dialognya terkesan natural dan lucu dengan sendirinya, menambah kelucuan dan kelucuan hingga membuat penonton tertawa.

Meski narasi filmnya terkesan konyol dan mengada-ada, pada akhirnya Guy Autumn layak menjadi film yang disebut sebagai penghormatan kepada para stuntmen dan orang-orang yang terlupakan di balik layar. Film ini juga menampilkan adegan mid-credit yang menampilkan karakter yang familiar bagi mereka yang menonton serial TV tahun 80an The Fall Guy.

Kredit film juga menunjukkan aksi-aksi stuntmen dalam film tersebut, sehingga menegaskan bahwa film ini dibuat untuk stuntmen.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *