Jakarta, Beritasatu.com – Sutradara dan penulis skenario Osgood Perkins menghadirkan horor psikologis dalam Longlegs (2024). Dari awal hingga akhir, film berdurasi 101 menit ini tak pernah kehilangan ketegangannya, apalagi saat muncul “Long Legs” yang dibawakan dengan sempurna oleh aktor kawakan Nicolas Cage.

Read More : Tanah dan Bangunan Milik Suami Sandra Dewi yang Disita Kejaksaan, Ada Town House

Beritasatu.com sempat menyaksikan pemutaran perdana film ini pada Rabu (7/10/2024).

Berlatar tahun 1990-an, Longlegs mengikuti agen FBI Lee Harker (Mika Monroe) saat dia mencoba memecahkan kasus pembunuhan berantai misterius yang dilakukan oleh Longlegs (Cafes). Ketika Harker sendiri masih kecil, dia hampir menjadi korban Longlegs, yang menyebabkan dia memiliki hubungan emosional dengan manusia iblis tersebut.

Semakin misterinya terpecahkan, penonton semakin ngeri karena kasus ini lebih dari sekedar pembunuhan. Perpaduan unsur mistisisme, misteri, dan kebrutalan menciptakan ketegangan yang membuat penonton menunggu untuk melihat ke mana arah film di akhir.

Osgood Perkins (Oz Perkins), putra mendiang aktor horor Anthony Perkins (Psycho, 1960), berhasil menggabungkan beberapa elemen thriller horor klasik tahun 90-an seperti The Silence of the Lambs (1991), Se7en (). 1995), mengerjakan Longlegs to The Sixth Sense (1999). Oz Perkins sendiri diketahui kerap bereksperimen dengan horor dan fantasi, seperti karya sebelumnya Gretel & Hansel (2020).

Kaki panjangnya berhasil menciptakan suasana mencekam sejak awal hingga akhir. Plotnya memadukan unsur horor psikologis dengan unsur supernatural tersendiri. Kaya akan desain produksi yang cermat, Perkins berhasil menciptakan dunia visual yang menakutkan dan menghantui dalam Longlegs (2024). – (Hiburan Neon/Beruang Hitam)

Bintang utama film ini tidak diragukan lagi adalah Nicolas Cage. Meski karakternya tak selalu muncul, namun kehadirannya dengan wajah palsu dan riasan putih selalu menimbulkan teror di kalangan penonton. Beberapa adegan seperti dirinya berteriak-teriak di dalam mobil, membenturkan kepala ke meja, bahkan monolog emosional akan mengingatkan penonton pada karakter Cage yang merupakan nama termahal di industri film Hollywood.

Read More : Maudy Koesnaedi Batal Jadi Timses, Rano Karno: Suaminya Kecelakaan di Bali

Monroe juga berhasil mengilhami karakter Harker dengan trauma dan kecemasan yang mendalam, membuat penonton cemas menantikan nasib akhir karakternya. Chemistry antara dirinya dan Longlegs berhasil berkembang secara emosional, meski beberapa kali muncul di layar yang sama dalam waktu yang bersamaan.

Beberapa karakter pendukung, seperti Agen Carter (Blair Underwood) dan ibu Harker, Ruth (Alicia Witt), juga membawa dinamika karakter yang berbeda ke dalam film. Hal ini menciptakan kompleksitas cerita dalam film.

Musik Zilgi juga berperan penting dalam meningkatkan tensi film, terutama saat Longlegs muncul. Unsur jumpscare dalam filmnya pun berhasil membuat penontonnya menjerit, meski horor sesungguhnya tetap terletak pada suasana menyeramkan yang dibalut dengan apik.

Longlegs merupakan film horor yang berhasil menggigit dengan unsur ketegangan yang tiada henti. Film ini berpotensi menjadi film horor klasik baru, membuat Perkins menjadi sosok yang patut diperhitungkan di genre tersebut. Longlegs dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 17 Juli 2024.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *