Jakarta, Beritasatu.com – PSSI resmi mengumumkan Patrick Kluivert sebagai pelatih baru timnas Indonesia. Penunjukan Kluivert diyakini akan membawa semangat baru bagi skuad Garuda jelang kualifikasi Piala Dunia 2026.
Read More : PM Inggris Akan Kerahkan Pasukan Polisi Khusus Redam Kerusuhan
PSSI resmi menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih baru timnas Indonesia. Situs resmi PSSI, Rabu (1/8/2025): “Pelatih asal Belanda itu terikat kontrak berdurasi dua tahun mulai 2025 hingga 2027, dengan opsi perpanjangan kontrak.”
Selama latihan, Kluivert akan didukung pelatih Belanda Alex Pasteur dan Denny Landsat, serta dua asisten pelatih lokal Indonesia. Kehadiran pelatih lokal ini dimaksudkan untuk mendukung proses adaptasi dan pengembangan pemain timnas.
Patrick Kluivert dikenal sebagai legenda sepak bola Belanda yang pernah bermain untuk klub-klub besar Eropa seperti Ajax Amsterdam, AC Milan, Barcelona, dan Newcastle United. Setelah pensiun sebagai pemain pada tahun 2008, Kluivert memulai karir kepelatihannya sebagai asisten di AZ Alkmaar dan NEC Nijmegen. Dan ia berhasil mengantarkan Chan Twente meraih gelar juara.
Kluivert juga memiliki pengalaman internasional yang luas, pernah menjabat sebagai asisten Louis van Gaal di Piala Dunia 2014, manajer tim nasional Curaçao, dan direktur olahraga Paris Saint-Germain. Sebelum menerima tawaran Indonesia, ia melatih Adana Demirspor di Türkiye.
Kluivert dijadwalkan melakoni debut bersama Timnas Indonesia melawan Australia di Sydney Football Stadium pada 20 Maret 2025, disusul laga melawan Bahrain di Stadion Kerola Bung Karno pada 25 Maret 2025. Kedua pertandingan tersebut merupakan babak ketiga Divisi C Wilayah Asia Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Read More : Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Bakal Lawan Upaya Penangkapan Dirinya
Dalam BTV Live Selasa (7): PSSI Jawab Pertanyaan Patrick Kluivert, ia angkat bicara soal pelatih asal Korea Selatan Shin Tae-yong yang dipecat PSSI menyusul buruknya performa Garuda di Piala AFF 2024. /2025/1), Wakil Presiden PSSI Zainuddin Amari mengatakan pemilihan pelatih asal Belanda itu didasari banyaknya pemain diaspora Indonesia yang berkiprah di Tanah Air.
“Pelatih asal Belanda ini memiliki pemahaman yang mendalam tentang sepak bola Eropa dan memiliki pengalaman melatih di berbagai klub. Penting untuk meningkatkan performa timnas,” kata Zainuddin.
Ia menambahkan, kemampuan komunikasi yang baik, termasuk bahasa Inggris, menjadi salah satu kriteria penting dalam pemilihan pelatih baru.