Jakarta, Beritasatu.com – Pemanjat tebing Indonesia Federik Leonardo berhasil meraih medali emas pertama Indonesia di Olimpiade Paris 2024.

Read More : Euro 2024: Menang Lewat Adu Penalti Lawan Swiss, Southgate Yakin Inggris Juara

Atlet dijuluki “Spider-Man” dari Pontianak Provinsi Kalimantan Barat Mengalahkan atlet Tiongkok Wu Ping di final putra. di kursus pendakian Le Bourget Kamis malam (8/8/2024) waktu Indonesia Barat.

Perjalanan Fedrick menuju Olimpiade Paris sangatlah istimewa. Ia memecahkan rekor dunia Samuel Watson dengan waktu 4,79 detik yang sebelumnya dipegang atlet Amerika pada April 2024. Watson kemudian kembali memecahkan rekor dunia tersebut.

Pemain berusia 27 tahun itu mencetak rekor waktu yang sama di babak penyisihan grup Selasa lalu. Federic menyamai rekor dunia saat bertanding melawan Basa Mavim, wakil negara tuan rumah. Pada percobaan kedua pada babak kualifikasi kategori

Namun rekor tersebut tidak bertahan lama, Watson kembali memecahkan rekor tersebut dengan catatan waktu 4,75 detik.

Setelah melalui banyak hasil imbang dan memecahkan rekor. Federic menghadapi atlet Indonesia Rahmad Uday Muleono untuk mendapatkan tiket ke babak perempat final di babak penyisihan.

Federic mampu mengalahkan Rahmad. Anda bisa mendapatkan riyadi yang bagus dari Surabaya. dan berhasil lolos ke perempat final.

Pada babak perempat final yang digelar Kamis malam (8/8/2024) waktu Indonesia Barat. Federic kembali bertanding melawan Mauim dan mencatatkan waktu 4,88 detik, sehingga melaju ke babak semifinal.

Di semifinal Federic tampil luar biasa dengan mengalahkan Reza Alipoor Chinasandifred dari Iran dalam waktu 4,78 detik, sedangkan lawannya mencatat waktu 4,84 detik.

Kemenangan ini membawa Veddriq ke final melawan Wu Peng dari Tiongkok, yang akhirnya mampu ia kalahkan.

Di Olimpiade tahun ini Fedric menjadi harapan utama Indonesia untuk meraih emas di nomor speed, bersama Rahmad Uday Mulyono, Desak Made, dan Rajia Salsabilullah. dalam kompetisi kecepatan wanita

Namun ketiga rekan satu timnya terhenti di babak penyisihan kualifikasi, perempat final. dan final kelompok kecil atau medali perunggu.

Fedrick mulai belajar panjat tebing ketika dia masih di sekolah menengah setelah kakak laki-lakinya memperkenalkannya pada panjat tebing. Sejak itu Ia juga terlibat dalam olahraga dan mewakili sekolah di berbagai kompetisi.

Read More : Shin Tae-yong: Hasil Timnas Indonesia Berkat Kerja Keras Semua, Bukan Hanya Pemain Naturalisasi

Putra Sumeryanto dan Rosita ini awalnya berkompetisi di Boulder, namun kemudian beralih ke Speed. Kesuksesan Fedrick sangat mengharumkan nama Indonesia. Karena itu adalah puncak dari setiap kejuaraan dunia.

Veddriq telah memenangkan enam gelar Piala Dunia Panjat Tebing IFSC, yang terakhir adalah satu tempat di Olimpiade Paris 2024.

Berikut sinopsis singkat dan daftar prestasi Veddriq:

Nama : Frederic Leonardo Tempat dan tanggal lahir : Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia 11 Maret 1997

Medali Kejuaraan Asia: – Emas – Bogor 2019 (Speed) – Perak – Bogor 2019 (Speed ​​​​Relay) – Perak – Seoul 2022 (Speed)

Asian Games: – Medali Emas – Jakarta – Palembang 2018 (Speed ​​​​Relay) – Medali Perak – Hangzhou 2022 (Speed ​​​​Relay) – Medali Perunggu – Hangzhou 2022 (Speed ​​​​Relay)

Kejuaraan Dunia:- Medali Emas – 2021- Medali Emas – 2022- Medali Emas – 2023

Pertandingan Dunia: Medali Emas – 2022

Piala Dunia Panjat Tebing IFSC: – Perak – 2018 (Rusia) – Emas – 2021 (AS) – Emas – 2021 (Swiss) – Emas – 2022 (Korea Selatan) – Perunggu – 2022 (AS) – Emas – 2022 (AS) – Emas – 2023 (Korea Selatan) – Emas – 2023 (AS)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *