Madrid, Beritasatu.com – Carlo Ancelotti menilai keberhasilan Real Madrid mencapai final Liga Champions merupakan sebuah keajaiban. Juara Eropa 14 kali itu menang 2-1 di Stadion Santiago Bernabeu pada leg kedua melawan Bayern, Kamis dini hari, 5 September 2024.

Read More : Ini Penyebab Paulo Fonseca Ditunjuk Jadi Pelatih AC Milan Gantikan Stefano Pioli

Gol di babak kedua dari Alphonso Davies membuat Munich unggul sebelum pemain pengganti Joselu mencetak dua gol di menit-menit terakhir untuk mengirim Real Madrid ke final Liga Champions keenam mereka sejak musim 2013/14, dengan agregat 3:2.

“Ini terjadi lagi karena sudah terjadi berkali-kali dan sekarang tidak bisa dipahami,” kata Ancelotti kepada wartawan.

Ancelotti mengatakan: “Itu terjadi lagi (terima kasih) kepada para penggemar yang mendorong (kami), stadion yang membantu, atmosfer yang luar biasa dan para pemain yang tidak berhenti percaya bahwa mereka bisa melakukannya. Ini adalah sesuatu yang ajaib yang tidak dapat dijelaskan. “

Pelatih asal Italia itu memuji pengaruh Joselu terhadap tim dan profesionalismenya meski menghabiskan sebagian besar musim di bangku cadangan. “Penampilannya luar biasa karena dia berkontribusi besar musim ini meski tidak banyak menit bermain,” ujarnya.

Read More : FA Batalkan Kartu Merah, Bruno Fernandes Bisa Bela MU Lawan Villa, Brentford, dan West Ham

“Dia (Joselu) adalah representasi sempurna dari tim ini, pemain yang berkontribusi banyak tanpa kehilangan kepercayaan diri (jika tidak bermain) dan berpikir dia bisa menawarkan sesuatu untuk tim,” jelasnya.

Klub Real Madrid yang juga meraih gelar Liga Spanyol musim ini akan bermain melawan Borussia Dortmund dari Jerman pada final Liga Champions pada 1 Juni 2024 di Stadion Wembley London.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *