Jakarta, Beritasatu.com – PDIP IF dipecat Simbolon keluar dari keanggotaannya karena tidak mendukung Promono-Rano pada Pilkada 2024 di Jakarta.
Read More : Wendy dan Yeri Red Velvet Akhiri Kontrak dengan SM Entertainment
Tanggapan tersebut disampaikan Effendi Simbolon kepada Beritasatu.com, Sabtu (30 November 2024) membenarkan pembubaran PDIP. Tanggapan atas pesan singkat yang dikirimkan kepada Beritasat.com itu berupa stiker bergambar Paus Fransiskus berlutut di hadapannya saat berkunjung ke Indonesia. Stiker itu juga bertuliskan “Tuhan Memberkati”.
Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia akan berlangsung mulai Selasa (9 Maret 2024) hingga Jumat (9 Juni 2024). Setibanya di Indonesia, Effendi Simbolon menjadi pejabat yang menyambut Paus di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Boken.
Meski PDIP kembali menegaskan pemecatan tersebut, Effendi Simbolon tak memberikan tanggapan hingga kabar tersebut tersiar. Ketua DPP PDIP Jarot Saiful membenarkan pemecatan Hidayat Diakuinya, Effendi dipecat karena melanggar kode etik dan disiplin partai.
Saat dihubungi di Jakarta, dia mengatakan benar yang bersangkutan (Efendi Simbolon) dipecat sebagai anggota partai karena melanggar etika partai, disiplin partai, dan peraturan partai (AD)/aturan (RT). , Sabtu (30 November).
Efendiza Simbolon diberhentikan berdasarkan perintah Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDIP Nomor 1648/KPTS/DPP/XI/2024. Gubernur dan DK pada Pilkada 2024 dengan mendukung calon kepala daerah (RK-Suswono) dari partai politik lain. Effendia dipecat setelah mengabaikan instruksi DPP PDIP terkait rekomendasi calon wakil gubernur Jakarta dari PDIP.
Menurut DPP PDIP, sikap politik Effendi Simbolon bertentangan dengan aturan, keputusan, dan kebijakan PDIP sehingga melanggar kode etik dan disiplin partai sehingga sangat dilanggar.
Read More : Inggris Tangguhkan 30 Izin Ekspor Senjata ke Israel karena Digunakan Kegiatan Langgar Hukum
Oleh karena itu, Partai DGP menilai perlu menerbitkan surat terkait pemecatan Effendi Mura Sakti Simbolon, anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Pada kesempatan pengusiran tersebut, E. Kegiatan simbolon dan PDIP dilarang menjalankan fungsi apapun DPP PDP menyatakan akan mempertanggungjawabkan surat keputusan tersebut di rapat partai dan syarat tersebut mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Surat terkait pemberhentian Effendi Simbolan itu ditandatangani Ketua Umum DPP PDPP Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal DPP PDPP Hasto Cristianto yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (28/11/2024).