Subang, Beritasatu.com – Ratusan warga di Subang, Jawa Barat menderita penyakit demam berdarah (DBD) selama empat bulan terakhir sejak awal tahun 2024. Delapan dari mereka meninggal setelah mengalami gejala parah.

Read More : Jembatan Busui Paser Ambruk Akibat Ditabrak Truk, Pemerintah Merugi Rp 18 Miliar

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciereng Subang masih dipenuhi pasien DBD mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Tanda-tanda demam sering terlihat hingga muncul bintik-bintik merah di kulit.

Wakil Direktur RSUD Ciereng Subang, Dr. Samsu Riza mengatakan, jumlah penderita DBD dalam empat bulan terakhir bertambah menjadi 489 orang.

โ€œJanuari ada sekitar 154 orang, Februari 135 orang, Maret 147 orang, April 53 orang, jadi sekitar 154 orang,โ€ kata Samsu kepada Beritasatu.com, Selasa, 489 orang. . / 4/2024).

Samsu melaporkan kasus terbanyak terjadi di Kabupaten Subang Kota, sedangkan kasus lainnya tersebar hampir di seluruh wilayah di Kabupaten Subang.

Read More : Siap-Siap! Indonesia Masuki Puncak Musim Hujan pada November 2024

Untuk menghindari paparan virus demam berdarah, masyarakat diingatkan untuk hidup sehat dan melakukan tindakan 3M, antara lain mengeringkan waduk, menutup waduk, dan mendaur ulang barang-barang yang dapat menjadi makanan nyamuk Aedes Aegypti. virus demam berdarah.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *