Jakarta, Beritasatu.com – Jakarta, Bank Sentral, Jakarta, Nomor 3, Rano Karno mengusulkan perjanjian kebijakan pertanian sebagai solusi bagi Jakarta untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal tanpa bersaing dengan daerah lain dan tanpa impor. Menurut Rano, langkah ini dapat membantu mengelola inflasi dalam makanan Jakarta.
Read More : Klub Oxford Milik Erick Thohir dan Anindya Bakrie Lolos ke Divisi Championship Inggris
‘Faktanya, Jakarta tentu saja tidak mungkin untuk mengembangkan pertanian pertanian besar sebagai akibat dari tanah terbatas (27/10/20/20/2024).
Rano menekankan bahwa pembatasan tanah membuat Jakarta sulit untuk menanam atau menghasilkan makanan besar. Namun, bekerja sama dengan daerah lain, seperti Jawa Barat, makanan lokal dapat disediakan oleh sistem pertanian.
“Pemendekan rantai makanan melalui” ekonomi kontrak “dengan petani di daerah tersebut, termasuk West -java, telah menjadi salah satu langkah yang diambil oleh pemerintah daerah DKI Jakarta. Langkah ini ditujukan untuk menurunkan harga dan menciptakan makanan murah untuk penduduk,” tambah Rano.
Menurut data terbaru dari Central Statistics Agency (BPS) DKI Jakarta, kelompok makanan, minuman, dan kelompok tembakau menjadi peserta terbesar dalam inflasi Jakarta pada bulan September 2024, dengan efek terbanyak.
Read More : Kisah Seorang Pemulung Bertahan Hidup Seorang Diri di Tengah Kepungan Banjir di Kudus
Debat lain oleh Jakarta Pilgub 2024 mengangkat tema “Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial”. Tema ini berisi enam sub -tema, termasuk infrastruktur terintegrasi, layanan dasar, pendidikan dan kesehatan, ketidaksetaraan sosial, pengembangan ekonomi digital dan manajemen restoran.
Debat ini menyusun tiga pasang gubernur kandidat (Paslon) dan bantuan gubernur, yaitu kandidat Par nomor 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), kandidat Par nomor 2 Dharma Pongregun-Bun Wardana (Dharma-Can). Debat ketiga tentang Jakarta Pilgub 2024 dijadwalkan pada 17 November 2024.