JAKARTA, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merangkap sebagai Menteri Tenaga Kerja (Menaker), menggantikan Aida Faucia yang dilantik menjadi anggota DPR periode 2024-2029. Operasi AirLanga segera menjadi subyek sejumlah masalah ketenagakerjaan.

Read More : Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8%

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Mogiarzo pada konferensi media bertajuk โ€œ5 Tahun Prakerja, Rayakan Prakerjaโ€ yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (2/2). / 10/2024).

Kebetulan kemarin Menko Airlanga juga Menteri Ketenagakerjaan, jadi kami mengundang Sekjen Ketenagakerjaan untuk makan siang dan kita membahas masalah ketenagakerjaan, kata Susiwijono.

Ia mengatakan, Airlangga mulai membahas beberapa permasalahan ketenagakerjaan antara lain mengenai Upah Minimum Provinsi (UMP) pekerja tahun 2025, pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, dan nasib pekerja daring seperti ojek online (Ojol).

โ€œSaat ini kami sedang menyusun usulan kebijakan yang mencakup berbagai insentif dan rencana proyek kebijakan ke depan. Hal ini tidak hanya untuk mencegah penurunan kelas tetapi juga untuk mendorong kelas menengah mulai bangkit,โ€ jelasnya.

Read More : Wall Street Perkasa Ditopang Harapan Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (30/9/2024) melantik Airlanga sebagai Menteri Ketenagakerjaan usai menandatangani Keputusan Presiden pemberhentian Yang Terhormat Aida Fauzia.

Bersamaan dengan Airlanga, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendi diangkat menjadi Pj Menteri Pembangunan Desa dan Transmigrasi (PDTT), menggantikan Abdul Halim Iskandar yang mengundurkan diri dari Kabinet Indonesia Maju.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *