Jakarta, Beritasatu.com – International PT Siloam TBK (SILO) Majelis Umum Pemegang Saham (SILO) memutuskan untuk tidak mendistribusikan dividen tahun ini. Perusahaan juga berencana untuk membuka empat rumah sakit baru pada tahun 2025 dan empat pada tahun 2026.
Read More : Erick Thohir Targetkan Merger Garuda Indonesia dan Pelita Air Rampung dalam 6 Bulan
“Kami masih ingin membangun ekosistem perawatan kesehatan Indonesia. Melalui generasi Siloam berikutnya, kami akan memperkuat fokus kami pada akses dan kualitas, memperluas kemampuan kami dan terus berinvestasi dalam sumber daya manusia dan teknologi,” kata direktur presiden Siloam David pada hari Rabu (11/6/202).
“Ketika datang ke dividen, diputuskan bahwa semua laba bersih terdaftar pada tahun 2024 sebagai pendapatan perusahaan, sehingga tidak ada distribusi dividen untuk tahun fiskal ini. Untuk Silvam, hasil keuangan yang solid menunjukkan kepercayaan publik pada layanan,” katanya.
Perusahaan telah mencatat pendapatan $ 12,2 triliun, sementara pra -kemudahan, perpajakan, depresiasi dan depresiasi ($ 2,76 triliun) dan 950 miliar laba bersih RP.
Silkam Revenue mendukung pertumbuhan rawat jalan yang kuat, produktivitas operasional dan fokus konstan pada perawatan pasien. Selama lima tahun terakhir, pergantian Siloam telah meningkat sebesar 72 % dan EBITDA 177 %.
Read More : Wapres Gibran dan Mentan Amran Kucurkan Bantuan Rp 20 Miliar ke Petani
Operasi meningkatkan jumlah tempat tidur yang ada menjadi 7.932. Volume pasien juga dilakukan dengan lebih dari 4 juta kunjungan rawat jalan, 300.000 pasien dan lebih dari 100.000 prosedur bedah sepanjang tahun.