Jakarta, Beritasatu.com – Utusan Khusus Presiden untuk Pembinaan Generasi Muda dan Seniman Raffi Ahmad mengatakan, pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong adalah separuh orang Indonesia. Ia mengaku setengah Korea dan berjiwa Indonesia.
Read More : Polda Lampung Sita 7.500 Benih Lobster Senilai Rp 1,1 Miliar dari Gudang Ilegal
Hal itu disinggung Raffi saat dirinya dan Shin Tae-yong ikut mendirikan STY Foundation. Anda akan berada di kantor RANS pada Senin (11 April 2024). Tangsel Selatan Proyek ini dipresentasikan di Banten.
Diakui Raffi Ahmad, awalnya Shin Tae-yong memintanya langsung untuk membantu STY Foundation. Selebriti sekaligus mantan pelatih Rans Nusantara FC itu mengamini dan kini bertindak sebagai penasihat.
Ia yakin dengan kredibilitas Shin dan yakin pelatih asal Korea Selatan (Korsel) itu bisa meningkatkan performa timnas Indonesia.
“Shin Tae-yong berbicara dengan saya sebulan yang lalu. Padahal, Shin Tae-yong setengah Indonesia, setengah Korea, dan jiwanya orang Indonesia. Jadi ada sisi lain yang saya salut pada Shin Tae-yong, dia tidak percaya.” Soal timnas, dia berkata: “Saya merasa berkewajiban untuk melahirkan bintang-bintang muda dari seluruh Indonesia.” “Itu yang menjadi perhatian pelatih Shin Tae- yong untuk Indonesia,” kata Raffi.
Ia pun optimistis karena Shin Tae-yong terbukti mampu bangkit di jajaran pemain Indonesia. Hal ini membuat Raffi yakin STY Foundation akan lebih cepat mendapatkan kepercayaan masyarakat.
Raffi menjelaskan, “Kalau mau bikin yayasan, harus percaya siapa dalangnya. Pasalnya Shin Tae-yong menjadi bukti kuat bahwa dirinya kembali melakukan sesuatu yang solid. Saya tidak 100% percaya pada yayasan, tapi saya 1000%,” jelas Raffi.
Read More : Kirab dan Mandi Kerbau Bule Meriahkan 1 Suro di Sleman
Shin Tae-yong mengaku meminta bantuan Raffi. “Sebenarnya saya melihat masih banyak kekurangan dalam perkembangan sepak bola remaja di Indonesia. Jadi saya langsung minta Raffi membantu mengembangkan dunia sepak bola remaja, bagaimana memperbaiki sistemnya, dan sebagainya, kata Shin.
Shin menjelaskan bahwa visinya adalah untuk mendidik generasi muda Indonesia tentang sistem bermain sepak bola yang benar.
“Saat pertama kali saya datang ke sini, saya melihat program untuk anak kecil masih lemah dan perlu ditingkatkan, sehingga saya berpikir untuk membuat program ini. Tapi saya yakin banyak pesepakbola muda berbakat di Indonesia,” ujarnya. pungkas Shin Tae-yong.