Polewali Mandar, Beritasatu.com – Sekitar 30 alat pendingin ruangan (AC) yang terpasang di ruang dokter RSUD Hajja Andi Depu, Polewali Mandar, Sulawesi Barat dilaporkan hilang. Peristiwa itu terjadi di lantai empat apartemen dokter dan diduga akibat perampokan.

Read More : Pemerintah Akan Kurangi Beban Kerja Guru untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Indonesia

Hilangnya puluhan unit AC diketahui setelah petugas kebersihan menemukan pintu kamar tidur rusak saat membersihkan apartemen. Setelah diselidiki, ternyata AC di setiap ruangan hilang, termasuk AC di ruangan lain di lantai yang sama.

Apartemen dokter ini memiliki akses terbatas, hanya untuk pihak tertentu seperti manajemen rumah sakit dan dokter. Namun pencurian tetap saja terjadi.

RS Hajja Andi Depu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Polewali Mandar (Polman). Hingga saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi.

Petugas Humas RSUD Hajja Andi Depu Supriadi mengatakan, lantai empat apartemen dokter tersebut memiliki sepuluh ruangan yang masing-masing ruangan dilengkapi dengan tiga unit AC. Sekarang semua AC hilang.

“Sekarang diketahui ada 30 unit AC yang hilang. Rinciannya, AC merek Daikin 1 PK 10 unit dan AC setengah PK 20 unit. Total kerugian diperkirakan Rp 100 juta,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (12 /22/2024) tentang puluhan unit AC yang dicuri maling.

Supriadi menjelaskan, pihak rumah sakit baru menyadari kerugian tersebut setelah petugas kebersihan membersihkan lantai empat apartemen yang sebelumnya kosong.

Read More : Razman Arif Nasution Siap Adopsi Lolly, asalkan Nikita Mirzani Memberikan Restu

“Lantai 1, 2, dan 3 sudah penuh. Maka ia meminta petugas kebersihan membersihkan lantai empat karena akan digunakan dokter baru. “Saat itulah kami mengetahui bahwa tidak semua ruangan memiliki AC,” ujarnya.

Menurut Supriadi, para pencuri masuk ke setiap ruangan dengan cara mendobrak pintu kamar sebelum melepas AC yang terpasang di setiap ruangan. “Ada beberapa ruangan yang pintunya pecah, kemungkinan rusak atau hancur. Total kerugian akibat pencurian ini mencapai Rp 100 juta,” jelasnya.

Pihak rumah sakit melaporkan kejadian tersebut ke Polman pada Selasa (17/12/2024). Mereka juga menghadirkan beberapa saksi untuk membantu penyelidikan.

Sekitar puluhan unit AC yang dicuri maling, Supriadi mengatakan, “Tunggu perkembangan dari pihak kepolisian mengenai hal ini.”

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *