Jember, Britasatu.com – Hujan deras yang telah terjadi dalam beberapa hari terakhir adalah tanah longsor dan pergerakan tanah di Rayap Hamlet, menarik desa Lor, daerah Arjasa, Jember Regency, Java East. Ancamannya sekarang lebih besar karena tanah longsor terletak di pusat populasi.

Read More : Jokowi Tanggapi Tuntutan Pemakzulan Gibran: Hak Demokrasi Rakyat

Dari Survei Beritasatu.com, Sabtu (4/1/2025) di pagi hari, kemungkinan retakan tanah tersebar di sejumlah tempat dan menempatkan beberapa penduduk dalam risiko. Struktur pasir stabilitas dan lereng tajam adalah faktor utama dalam tanah longsor di desa Keuning Lor, Jember.

“Hujan deras yang terus membuat tanah dapat menahan beban, akhirnya tanah longsor,” kata Abdul Rosyid, seorang penduduk di daerah yang rumahnya terletak di dekat tanah longsor.

Selain mengancam rumah -rumah penduduk, akses utama ke jalan juga terancam oleh kerusakan karena tanah longsor yang terus bergerak.

Warga telah mencoba mengatasi masalah ini dengan menggunakan retakan tanah menggunakan beton. Namun, langkah ini tidak memberikan hasil yang diharapkan.

Read More : Google Luncurkan Chrome versi Berbayar

Karena kondisi tanah yang terus bergerak, ada ancaman tanah longsor dalam bahkan lebih Jember, terutama jika hujan tinggi.

“Kami sangat takut jika hujan lebat terus hujan. Rumah kami akan masuk ke tanah air,” bernama Sukarti, penduduk Jember.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *