Jakarta, Beritasatu.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menjadi distributor semen untuk pembangunan Ibukota Negara Republik Indonesia (IKN). Semen yang digunakan dalam pembangunan IKN merupakan semen yang ramah lingkungan dan ramah lingkungan. Hal itu diungkapkannya dalam pameran publik virtual, Jumat (30/8/2024).

Read More : Digitalisasi Perdagangan Naikkan Ekspor Produk Kreatif

CEO SIG Donnie Arsal mencatat bahwa semen ramah lingkungan yang diproduksi SIG dengan bahan dan proses ramah lingkungan merupakan keunggulan kompetitif yang penting dalam lingkungan peningkatan kesadaran masyarakat dan insentif pemerintah untuk penggunaan bahan bangunan berkelanjutan.

โ€œSemen hijau SIG dengan emisi karbon lebih rendah berbeda secara signifikan dengan semen konvensional. Keunggulan ini menjadikan SIG sebagai pionir dalam mendorong industri menuju keberlanjutan. Hal ini untuk menciptakan peluang bisnis yang akan mendorong pertumbuhan dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat. kata Donnie Arsal.

Sebagai pemimpin pasar dengan tujuh merek semen dominan Indonesia seperti Semen Gresik, Semen Padang dan Semen Tonasa, SIG telah memperkuat posisinya dengan sertifikasi SNI, Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 90% dan akuisisi. Label Hijau Dewan Produk Ramah Lingkungan Indonesia.

Selain itu, SIG juga mengembangkan beberapa lini bisnis lainnya, antara lain beton siap pakai, agregat, kapur, dan pengelolaan limbah ramah lingkungan.

Dalam rangka pengembangan IKN, SIG memberikan kontribusi penting dengan memasok 695.000 ton semen untuk berbagai proyek strategis pada Desember 2022 hingga Juli 2024. SIG juga membekali IKN dengan perumahan ramah lingkungan berupa 36 rumah tipe MBR yang dibangun dengan bata semen hijau yang saling bertautan. Batu bata interlocking ini terbukti dapat diterapkan di daerah dengan kegempaan tinggi dan menjadi solusi cepat dan efisien dalam pembangunan perumahan.

Read More : Perkuat Hubungan Ekonomi Indonesia-Australia, BNI Resmikan Kantor Perwakilan di Sydney

Melihat tingginya kebutuhan semen dan material konstruksi di IKN, SIG pun memperkuat kehadirannya dengan bergabung dalam konsorsium PT Karya Logistik Nusantara (KLN). Melalui penyertaan saham sebesar Rp 22,5 miliar, SIG menjadi salah satu pemegang saham KLN dengan kepemilikan 20,9%, memperkuat kemampuannya dalam menyediakan material konstruksi berkelanjutan dan solusi logistik untuk proyek-proyek KLN.

Selain memperluas pasar dalam negeri, SIG juga bertujuan untuk meningkatkan ekspor dengan mengembangkan dermaga dan kapasitas produksi semen khusus di Tuban, Jawa Timur, yang diharapkan dapat beroperasi pada tahun 2025. Hasil kerja sama proyek ini adalah Taiheiyo Cement Corporation yang dirancang dapat memenuhi kebutuhan ekspor hingga 500.000 ton per tahun untuk pasar Amerika Serikat.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *