Yakarta, Beritasatu.com – Seluruh Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) mengungkapkan alasan memilih pelatih dari Belanda untuk menggantikan Shin Tae -yong untuk mengurus tim nasional Indonesia. 

Read More : Penghematan, Volkswagen Potong Bonus Manajer Selama 2 Tahun

“Kemarin, Pak Erick Thahir (Presiden PSSI) mengatakan bahwa pelatih Indonesia baru dari Eropa dan negaranya selektif dari Belanda. Karena kami tahu bahwa pemain kami dari Diaspora terutama dari Belanda, mengatakan” Wakil Presiden dari PSSI , Zaindin Amali, di Jadwal Langsung BTV: PSSI menanggapi Patrick Klurt, Selasa (7/1/2025) malam ini.

Meskipun dia tidak menyebutkan nama pelatih Belanda, Zaindin Amali mengatakan ada tiga kandidat untuk pelatih nasional Indonesia. Dari tiga kandidat, pelatih nasional Indonesia akan dipilih seorang pria yang akan mengumumkan pada 12 Januari 2025. 

Beberapa media di negara itu, termasuk media Belanda, memberi tahu tiga pelatih Belanda alih-alih Shin Tae-yong, yaitu Patrick Kluivert, Louis Van Gaal ke Giovanni van Bruckhorst. 

“Kami tahu bahwa para pemain tim nasional Indonesia sekarang menjadi pemain yang bermain di kompetisi Eropa secara umum. Di negara mereka mereka juga bermain di liga pertama karena kompetisi kompetitif,” menurut Zaininin Amali.

Pelatih Belanda terpilih karena mereka mengerti ketika budaya sepak bola Eropa dengan pengalaman bermain dan melatih klub. “Pelatih ini menentukan karena mereka menjadi pemimpin dalam tim. Pelatih ini memiliki program dan harus diketahui oleh para pemain,” lanjut Zainin Amali.

Read More : 8 Rekomendasi Alat AI untuk Copywriter yang Mempermudah Pekerjaan

Menurutnya, tidak peduli seberapa bagus program pelatihan, jika Anda tidak dapat berkomunikasi dengan pemain, ia tidak akan dapat bekerja di lapangan. Zaindin Amali juga menyatakan bahwa tuntutan untuk pelatih Indonesia baru juga harus berbicara bahasa Inggris.

“Yah, itulah salah satu alasan mengapa kami memilih Eropa, terutama Belanda, dan mudah -mudahan apa yang kami putuskan adalah keputusan terbaik,” kata Zainbin Amali tentang alasan pelatih Belanda.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *