Gianyar, Beritasatu.com -a 1-0 -win di PSM vs Bali United Fight adalah hasil penting dari Serdadu Tridatu sebelum ditinggalkan oleh pelatih Stefano Cugurra alias Teco.

Read More : Mitsubishi Fuso eCanter, Semangat Kontribusi Tekan Emisi di Jalur Sunyi

Bali United memenangkan tiga poin penting setelah tujuh pertandingan tanpa kemenangan. Pengunjung memenangkan tiga poin dengan mengalahkan tuan rumah PSM Makassar dalam kelanjutan kompetisi Liga 1 minggu ke -29 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Jumat (4/25/2025).

Satu -satunya gol dengan Bali United, dicetak oleh pribadi Mbarga di babak pertama menit ke -22. Private Marga berhasil membodohi Yuran Fernandes dan menembakkan tendangan keras ke tiang terdekat, jadi kiper PSM Makassar Reza Arya tidak dapat menangkap bola. Hasilnya berubah 1-0 untuk Bali United.

Setelah menggantung, pembawa acara PSM Makassar segera memberikan ancaman kepada Bali United. Beberapa opsi juga diperoleh oleh tuan rumah untuk memecah gol Bali United yang dijaga oleh Adilson Maringa. Salah satu dari mereka terjadi melalui judul Nermin Haljeta. Sayangnya, judulnya belum memenuhi tujuan.

Di babak kedua, Bali United terkejut melalui penonton striker Boris Kopitovic di stadion. Di menit -menit awal babak kedua, striker Montenegro itu menggembirakan gol PSM Makassar. Namun, tujuannya adalah di hakim karena dia tertangkap offside.

Beberapa kali, Boris Kopitovic mencoba menciptakan peluang di babak kedua. Namun, aksinya ditangkap lagi. PSM Makassar, yang bertindak sebagai tuan rumah, tidak mendapatkan kesempatan. Pintu masuk ke Balotelli di babak kedua berhasil mempermalukan barisan belakang Bali United, sayangnya beberapa peluang yang tidak pernah ia dapatkan.

Bali United hampir menggandakan manfaat jika hanya gol yang dicetak oleh Jaimerson da Silva Xavier diadopsi. Namun, tujuan dibatalkan setelah wasit menyatakan bahwa Jaimerson Xavier tertangkap offside setelah memeriksa. 

Sampai pertandingan PSM vs Bali United berakhir 1-0 untuk pengunjung tidak berubah. Bali United sekarang akhirnya 44 poin. Sementara PSM Makassar, yang memiliki nilai yang sama dengan Bali United, adalah level di bawah tim perawatan TECO.

Read More : Ternyata Ada Peran Nagita Slavina dalam Hubungan Luna Maya dan Maxime

Setelah pertandingan, Stefano Cugurra mengatakan, setiap pertandingan yang bertemu dengan PSM Makassar adalah pertandingan yang tidak mudah, dan ini adalah hasil yang mengejutkan bagi timnya. 

“Kami tidak bisa menang dalam beberapa pertandingan meskipun kami telah bermain dengan baik. Namun, hari ini hari ini kami bisa menang,” katanya. 

“Ya, dua tujuan kami dibatalkan oleh hakim karena offside. Itu adalah keputusan hakim dan kami menerima. Hal terpenting bagi kami adalah untuk dapat menang,” tambahnya.

Hasil ini adalah kemenangan khusus untuk Bali United karena TECO di pertandingan sebelumnya setelah mengumumkan akan meninggalkan Bali United. Teco mengatakan dia akan menemani Bali United sampai kompetisi berakhir dan akan memberikan yang terbaik.

“Saya sebagai pelatih profesional, saya sangat sedih meninggalkan Bali United karena saya adalah pelatih terpanjang di sini. Namun, saya harus tetap fokus untuk memberikan yang terbaik untuk tim ini sampai kompetisi berakhir,” katanya setelah pertandingan PSM vs Bali United. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *