Jakarta, Beritasatu.com – Program andalan strategis Badan Intelijen Negara (BIN) yaitu Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) menjadi simbol persatuan pemuda. Pusat ini tidak hanya menawarkan tempat tinggal bagi mahasiswa, tetapi juga menawarkan berbagai fasilitas yang mendukung pengembangan pribadi.
Read More : Jelang Akhir Jabatan, Pimpinan MPR Sambangi Seluruh Partai Politik
Program andalan pemerintah ini mendapat pujian yang tinggi dari masyarakat yang berharap dapat terus memajukan generasi muda Indonesia.
Direktur Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulut (BPPW Sulut) Nurdiana Habibie mengatakan AMN Manado bukan hanya sekedar bangunan fisik sebagai tempat tinggal, namun juga tempat kerja yang akan membantu pengembangan diri generasi muda.
“Di AMN, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang menumbuhkan rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan meningkatkan daya saing di berbagai bidang,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (17/8/2024). ).
Keberadaan AMN dipandang sebagai mekanisme yang dapat mempersatukan peserta didik yang berbeda budaya, bahasa, dan agama. Di perguruan tinggi tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pelatihan kepemimpinan, pengetahuan tentang tanah air, dan berbagai kegiatan outdoor yang membentuk rasa cinta terhadap NKRI.
Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf Macan Effendi pun memuji manfaat yang diberikan AMN kepada mahasiswa.
“Kegiatan ekstrakurikuler di AMN sangat efektif mengisi waktu luang siswa dengan kegiatan yang baik, mengurangi risiko terjerumus pada kegiatan negatif seperti perundungan, perjudian online dan narkoba,” ujarnya.
Read More : Menko Pangan Zulhas Beberkan Jurus Capai Swasembada Pangan dalam 5 Tahun
Pengembangan AMN dimulai di Surabaya dan kini berlanjut di Manado, dengan rencana pengembangan di kota lain seperti Yogyakarta, Makassar, Jakarta, dan Malang.
Fasilitas di AMN sangat luas, termasuk asrama pria dan wanita, ruang pertemuan, ruang serbaguna dan arena olah raga, semuanya dirancang untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kolaborasi, organisasi dan persahabatan.
Direktur Prasarana Strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Essy Asiah menambahkan, AMN merupakan simbol kolaborasi antar mahasiswa dari berbagai komunitas.
“AMN tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan yang sangat mendukung kolaborasi, kreativitas, dan silaturahmi,” ujarnya.