Jakarta, Beritasatu.com – Thomas Djiwandono mengunjungi kediaman Presiden terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan pada Selasa (15/10/2024).
Read More : Bobby Nasution Gabung Gerindra, Jokowi: Orang Tua Hanya Bisa Mendoakan
Prabowo menunjuk tiga orang sebagai Wakil Menteri Keuangan (wamenkeu), dan Tom adalah salah satunya.
Di hadapan awak media, Thomas menyampaikan permintaan Prabowo untuk membantu Sri Mulyani mengisi posisi Menteri Keuangan di Kabinet.
“Kami diminta membantu Menteri Keuangan, dalam hal ini kami bertiga, Ibu Sri Mulyani. Kami tiga wakil menteri, 3:1 dan kami akan menjalankan tugas tersebut sesuai dengan ya yang kami sampaikan. Thomas usai pertemuan dengan Prabu.
Lalu siapakah Thomas Djiwandono? Berikut kisah dan perjalanan karirnya.
Thomas Djiwandono lahir Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono atau dikenal dengan Tommy di Jakarta pada tahun 1972. 7 Mei Ia merupakan putra sulung dari Soedradjad Djiwandon, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) tahun 1993 hingga 1998, dan Biantiningsih Miderawati, kakak perempuan Praboswo.
Ia menerima pendidikan menengahnya di luar negeri. Tommy belajar sejarah di Haverford College, Pennsylvania, AS, dan pada tahun 1994 lulus dengan gelar sarjana. Tommy kemudian memperoleh gelar master dalam bidang hubungan internasional dan ekonomi dari Johns Hopkins University Graduate School of International Studies di Washington, D.C., Amerika Serikat pada tahun 2003.
Read More : Dalami LHA Aliran Dana Pemilu 2024, KPK Koordinasi dengan PPATK
Karirnya dimulai ketika pada tahun 1993 dia bekerja sebagai jurnalis majalah Tempo. Kemudian, pada tahun berikutnya, Tommy bergabung dengan Indonesia Business Weekly sebagai reporter. Kemudian pada tahun 1996 hingga 1999 beliau melanjutkan karirnya sebagai analis keuangan di NatWest, Jakarta dan konsultan di Castle Asia pada tahun 1999-2000.
Pada tahun 2004 Tommy bergabung dengan Comexindo International dan menduduki beberapa posisi strategis antara lain Business Development Manager 2004-2008, Deputy CEO 2008-2009. dan jabatan direktur umum pada tahun 2010-2014. Selain itu, Tommy dari tahun 2011 hingga 2014 menjabat sebagai CEO Arsari Group.
Tommy dikenal di dunia politik sebagai calon anggota Legislatif Provinsi Kalimantan Barat. Saat ini ia menjabat sebagai Bendahara Utama Partai Gerindra. Berkat Tommy, Partai Gerindra meraih posisi terbaik sebagai parpol dengan pesan paling transparan, serta mendapat penghargaan dari Transparency International Indonesia dan Indonesia Corruption Watch.
Pada tahun 2024 18 Juli Presiden Joko Widodo menunjuk Tommy sebagai Wakil Menteri Keuangan Kementerian Keuangan RI mendampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani.