Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk sejumlah orang untuk menduduki posisi Wakil Khusus Presiden, salah satunya pengusaha batu bara Setiawan Ikhlas yang diangkat menjadi Utusan Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan. Apa itu Setiavan Ikhlas dan bagaimana profilnya?
Read More : Presiden Prabowo Ingatkan Insan Pers untuk Utamakan Kepentingan Bangsa
Presiden Probov Subianta melantik tujuh orang untuk posisi Utusan Khusus Presiden, Setiavan Ikhlas merupakan salah satu nama terpercaya Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan. Setiawan Ikhlas dikenal masyarakat sebagai pengusaha batu bara asal Palembang.
Lalu apa itu Setiawan Ichlas? Ini profilnya:
Profil Setiawan Ichlas Setiawan Ichlas lahir di Palembang, Sulawesi Selatan pada tanggal 10 April 1977. Setiawan Ichlas atau lebih dikenal dengan Iwan Bomba merupakan seorang pengusaha sukses yang berasal dari keluarga sederhana. Ivan Bomba memiliki latar belakang yang kuat dan sejak usia muda Ivan telah menunjukkan minat yang besar terhadap teknologi dan komputer.
Setelah lulus SMA, Ivan melanjutkan pendidikannya di salah satu universitas terkemuka di Indonesia dengan program pelatihan ilmu komputer. Selama masa studinya, ia selalu fokus mengembangkan kemampuannya di bidang pemrograman, jaringan komputer, dan sistem informasi.
Read More : Mahfud MD Nilai Vonis Harvey Moeis Menusuk Rasa Keadilan
Setelah lulus kuliah, Ivan Bomba mulai menerapkan ilmu yang didapatnya di dunia kerja. Dia kemudian memasuki industri teknologi dan dengan cepat menjadi terkenal sebagai pengusaha sukses. Ivan Bomba kini dikenal sebagai pemilik Bomba Group, perusahaan induk dengan berbagai bisnis, antara lain sektor batu bara, pertanian, dan real estate.
Melalui Bomba Group, beliau berhasil membangun jaringan bisnis yang luas dan beragam, menjadikannya salah satu orang terpenting di industri pertambangan dan investasi Indonesia. Dan salah satu pencapaian terbesar Ivan Bomba adalah berkembangnya bisnis batu bara dengan cadangan 283 juta ton. Selain itu, Iwan juga mempelopori produksi biodiesel B100 sebagai bagian dari upaya diversifikasi sumber energi dan mendukung kelestarian lingkungan.