Jakarta, Beritasatu.com – Irjen Polisi Niko Afinta dilantik menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) pada Selasa (24 September 2024). Siapakah Mantan Kapolda Daerah Jawa Timur (Jatim) ini dan apa saja prestasinya?
Read More : Calon Dewas KPK Heru Kresna Tak Setuju Tersangka Korupsi Ditampilkan ke Publik
Sebelum diangkat menjadi Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Niko merupakan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian pada Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian Negara (STIK Lemdiklat). Selanjutnya, Nico diangkat menjadi Sekretaris Utama Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menggantikan Komisaris Utama Andap Budhi Revianto yang menjabat Sekretaris Utama Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sejak tahun 2021.
Bagaimana profil dan sosok Nico Afinta? Berikut penjelasannya:
Profil Nico Afinta Nico Afinta lahir pada tanggal 30 April 1971. Ia lulus dari akademi kepolisian pada tahun 1992 dan memiliki pengalaman dalam pekerjaan detektif. Jenderal polisi bintang tiga ini menyelesaikan studi sarjananya di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada tahun 2001.
Ia kemudian melanjutkan studi magisternya di Fakultas Hukum Universitas Pajajaran Bandung pada tahun 2010. Namun, kesuksesan akademis Nico tidak berhenti sampai di situ. Pada tahun 2016, beliau mendapatkan gelar doktor dari Fakultas Hukum Universitas Pajajaran.
Niko Afinta memiliki pengalaman profesional yang luas di bidang kepolisian. Karir kepolisiannya dimulai pada tahun 1992 saat Niko bertugas di Pamapta Poltabe Poltabe Semarang, Jawa Tengah.
Read More : 1 Orang Ajukan Perlindungan ke LPSK dalam Kasus Vina, Siapa?
Kariernya kemudian terus menanjak hingga menjadi Kapolsek Metro Ciputat, Polres Metro Jakarta Selatan, Kapolda Metro Jaya pada tahun 2000, dan Kepala Divisi SDA dan Lingkungan Hidup Bareskrim Polda Metro Jaya. Pada tahun 2006 dan 2013, ia menjabat sebagai Kapolda Medan di Polda Sumut dan beberapa kali menjadi Kapolda di beberapa daerah.
Nico menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Selatan pada tahun 2020, Kapolda Jawa Timur pada tahun 2020, dan menjadi Ketua STIK Lemdiclat Polri pada tahun 2023. Catatan karir Nico yang luar biasa akhirnya membawa Nico menduduki posisi strategis di pemerintahan. , yaitu Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.