Jakarta, Beritasatu.com – Pevoli Indonesia Dawuda Alaihimas Sallam meraih best match pada AVC 22nd Asian Men’s Volleyball Championship Championship (AVC U-20 2024) di Surabaya, Selasa (30/7/2024). Pada kesempatan kali ini akan diulas profil Dawood di dunia bola voli. Ia terinspirasi dari salah satu pemain terbaik Indonesia saat ini, Rivan Nurmulki.

Read More : Anak Abah Persiapkan Apel Siaga Jaga TPS untuk Suara Pramono-Rano

Dawuda, pemain dengan tinggi badan 197 cm asal Jakarta ini didukung oleh orang tuanya untuk menjadi pemain bola voli. Kakak perempuannya Lutfiatul Insia juga seorang pemain bola voli.

Pemain kelahiran 16 Juni 2005 ini menarik perhatian saat AVC U-20 2024 di Surabaya karena penampilannya yang impresif. Dawuda mencetak gol untuk Indonesia.

Dawuda berbagi gelar juara satu kali untuk Jakarta Lawani di Divisi Utama Livoli 2023 dan Proliga 2023. Namun saat itu dia belum menjadi pemain utama.

Pada ProLiga tahun ini, Davuda dikontrak oleh Jakarta Garuda Jaya di bawah asuhan pelatih Tiongkok Li Qiujiang. Jakarta Garuda memang menjadi tim yang disiapkan PBSI untuk menghadapi AVC U-20 2024.

Pada ProLiga 2025 mendatang, Dawuda bisa bermain untuk tim yang sama dengan Indonesia yang lolos ke Piala Dunia Bola Voli U-21 2025.

Read More : Livoli Divisi Utama: Bertarung 2 Jam 42 Menit, Bank Jatim Menangi Duel Sengit Lawan Rajawali O2C

Menurut ayahnya, Budiman, Dawuda pertama kali bermain bola voli saat bertemu Rivan Nurmulki di ProLiga 2018 di Bali. “Sejak itu dia suka main voli, berlatih keras. Posisinya sama. Dia tidak mau posisi lain, karena dia sangat mencintai Rivan,” kata Budiman.

Kedua pemain tersebut menempati posisi yang sama yaitu pembicara yang berlawanan. Ukurannya pun serupa, Rivan memiliki tinggi 196 cm, sedangkan Dawuda 197 cm. Baca Juga: Juara AVC U-20 2024 mengoleksi 8 gelar di Surabaya, Iran

Daftar Pemenang Penghargaan Pemain AVC U-20 2024: Pemain Paling Berharga: Pouya Ariakhah (Iran) Pemblokir Tengah Terbaik: Taha Behboudnia (Iran) Pemblokir Tengah Terbaik: Armin Ghelichniazi (Iran) Pemain Luar Terbaik: Shunta Hitter Onost (Jaside Hitter): Wujin Lee (Korea Selatan ) Spiker Lawan Terbaik: Dawuda Alaihi (Indonesia) Setter Terbaik: Imran Kuk Jili (Iran) 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *