Jakarta, Beritasatu.com – Komedian dan politikus Nurul Qomar harus berobat ke RSUD Tangerang Banten setelah kanker usus besarnya kambuh lagi. Berikut profil dan perjalanan karir Nurul Qomar.
Read More : TPA Tanjungrejo Disegel Warga, Kudus Darurat Sampah dan Bau Busuk Menyengat
Pria bernama Abah Qomar ini menderita kanker usus besar sejak tahun 2021 dan harus mendapat perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang mulai 24 Desember 2024.
Lantas, siapa sebenarnya Nurul Komar? Berikut profil lengkap perjalanan karier Abah Qomar seperti dilansir berbagai sumber, Jumat (3/1/2025). Profil Nurul Qomar
Nama lengkap Prof. H. Nurul Qomar, S.Sos., M.M., M.Pd. yang dikenal dengan nama panggung Qomar, lahir pada tanggal 11 Maret 1960 di Jakarta dan kini telah berusia 64 tahun.
Abah Qomar merupakan artis yang tergabung dalam grup lawak Empat Sekawan bersama Derry, Eman dan Ginanjar. Grup ini dikenal melalui sitkom Lika-Liku Laki. Komar juga berperan dalam film Mimpi Sempurna.
Dalam kehidupan pribadinya, ia menikah dengan Siti Maryam dan dikaruniai empat orang anak, Raharja Adiwidjaya, Soebagja Salim, Arya Bahupringga, dan Nurul Qomar.
Nurul Qomar yang juga dikenal sebagai pendakwah ini mengawali karirnya di dunia pendidikan pada tahun 1983 dengan menjadi direktur Taman Kanak-Kanak/Sekolah Dasar Widuri Indah selama tiga tahun.
Pada usia 16 tahun, ia mencoba peruntungan di dunia komedi dengan mendirikan grup komedi bernama Tomtam bersama H. Kimung, H. Anwar (Ogut) dan H. Firman yang bertahan hingga tahun 1990.
Namanya mulai populer ketika ia membentuk grup komedi bernama Empat Sekavan bersama Derry, Ginanger dan Eman. Berkat grup ini, Komar kerap tampil di televisi. Meski sibuk sebagai komedian, ia berdedikasi pada dunia pendidikan.
Lulusan Universitas Krisnadvipayana dengan gelar Magister Manajemen ini mengajar sosiologi dan antropologi di SMA Muhammadiyah Cirebon pada tahun 2000.
Read More : 3.000 Pelajar Antusias Sambut Iring-iringan Rombongan Pembawa Duplikat Bendera Pusaka di Balikpapan
Kesuksesan di dunia hiburan mendorong Komar menjajal dunia politik. Pada tahun 2004, ia terpilih menjadi anggota komisi
Pada Pilkada Kabupaten Cirebon tahun 2013, Qomar mendampingi H Subban dengan dukungan Partai Demokrat dan Gerindra, namun gagal melaju ke putaran berikutnya.
Pada usia 57 tahun, ia menjabat sebagai rektor Universitas Muhadi Setiabudi di Brebes, namun mengundurkan diri sebelum menyelesaikan satu tahun masa jabatannya.
Setelah bergabung dengan Partai NasDem, Qomar kembali mencalonkan diri melawan Mohammed Lutfi sebagai wakil bupati Cirbon pada Pilbup 2018 dengan dukungan PKB dan NasDem. Namun pasangan ini kalah dari petugas yang pernah memenjarakannya
Nurul Komar dimasukkan ke sel tahanan Lapas Brebes pada 19 Agustus 2020. Ia diduga memalsukan gelar master dan doktornya yang dijadikan syarat untuk mencalonkan diri sebagai rektor Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS). Mantan anggota DPR RI ini ditahan terkait kasus pemalsuan ijazah.
Nurul Qomar merupakan sosok multitalenta yang mewarnai dunia hiburan, pendidikan, dan politik di Indonesia. Perjalanannya sebagai komedian, pendidik, dan politikus, serta berbagai tantangan hidup termasuk permasalahan hukum dan penyakit, merupakan bukti ketangguhan dan kompleksitas karirnya.