Karawang, Berisatu.com – Sebelum Festival Tahun Baru Imlek pada 10 Februari 2025, untuk meningkatkan produksi produsen Dodol normal Tahun Baru Cina di Karawang, West -Jawa.
Read More : DK PBB Kecam Israel Sahkan UU Larang UNRWA di Palestina
Dodol, salah satu makanan tradisional yang identik dengan Tahun Baru Cina, adalah makanan bagi orang Cina untuk menyelesaikan makan malam Tahun Baru Cina.
Salah satu produsen Dodol Tahun Baru Cina di desa Thanjung Pura, Karawang mengatakan bahwa produksi Dodol telah dua kali lipat dibandingkan dengan hari -hari normal sebelum festival Tahun Baru Cina.
Yeli mengatakan produk itu telah ditambahkan mulai 5 Januari. Kota seperti Bekasi, Sikarang, Tambun, Sibitung dan Jakarta, “kata Yeli, catatan di ruang produksinya, Kamis (1/16/2025).
Menurut Yali, tahun baru Cina yang khas menghasilkan resep herediter dan bahan -bahan berkualitas, beras perekat yang dipilih, gula kering asli dan santan.
Proses produksi masih menggunakan metode tradisional, yang membutuhkan waktu 16 jam untuk memastikan rasa dan teksturnya bisa nyata.
Selain dodol mencicipi asli, pabrikan juga menyediakan berbagai rasa seperti pandanus, cokelat dan durian, yang terus dicari oleh konsumen. “Kami melanjutkan penemuan ini tanpa memberantas kepentingan tradisional,” kata Yeli.
Read More : Kronologi Mobil Kru TV One Tabrakan dengan Truk di Tol Batang-Pemalang
“Kami telah berada di sini selama beberapa dekade untuk memproduksi Yeardol baru Cina. Saya memiliki generasi lain, jadi setiap tahun akan selalu ada banyak pelanggan,” katanya.
Meskipun harga bahan baku telah meningkat, produsen Tahun Baru Cina di Dodol Karawang masih berusaha mempertahankan harga jual secara finansial. Harga Yeardol baru Cina di pasaran sekarang di bawah 50.000 rp per paket tergantung pada ukuran dan varian.
“Kami berharap bahwa tidak hanya untuk produsen Tahun Baru Imlek tetapi juga untuk semua orang yang merayakan Tahun Baru Imlek,” Yali akhirnya terkait dengan Tahun Baru Cina Dodol.