JAKARTA, Beritasatu.com – Kegagalan Microsoft yang terjadi beberapa waktu lalu nampaknya masih berdampak besar pada industri otomotif. Business Insider melaporkan pada Senin (22 Juli 2024) bahwa Tesla terpaksa menghentikan produksi kendaraan listrik karena kesalahan perangkat lunak pada CrowdStrike di sistem operasi komputer besutan Microsoft.

Read More : 6 Tips Aman Mudik Lebaran dengan Menggunakan Mobil Listrik

Kegagalan ini menyebabkan Tesla menunda jadwal kerja di jalur produksi yang terkena dampak. Para karyawan langsung dipulangkan karena tidak ada yang bisa dilakukan.

Situasi ini dilaporkan terjadi di dua pabrik Tesla di Texas dan Nevada. Akibatnya, pasokan kendaraan listrik besutan Tesla agak terganggu akibat kegagalan operasional di pabrik yang menggunakan sistem komputer Microsoft.

“Sampai saat ini, pekerja pabrik Tesla belum diberitahu kapan jalur yang terkena dampak akan beroperasi kembali,” kata Business Insider. Kesalahan perangkat lunak CrowdStrike membuat komputer dan laptop tidak dapat digunakan karena hanya menampilkan layar biru atau BSOD. – (Waktu Sekarang/-)

Apa yang terjadi di pabrik Tesla sebenarnya sungguh ironis. CEO Tesla Elon Musk sebelumnya mengejek Microsoft dan CrowdStrike atas pemadaman tersebut. Elon Musk bangga dengan jejaring sosial X-nya yang sebenarnya tidak pernah bermasalah.

Kini Elon Musk marah kepada Microsoft dan CrowdStrike karena pabrik Tesla juga terkena dampaknya. Ia mengungkapkan ketidaksenangannya terhadap unggahan media sosial CEO Microsoft Satya Nadella.

Dalam tweet dari

Read More : Toyota Kijang Innova Zenix Jago Nanjak, Penjelasan Teknis Yang Bikin Pengemudi Kagum!

“Kami menyadari masalah ini dan bekerja sama dengan CrowdStrike dan seluruh industri untuk memberikan panduan teknis dan dukungan guna membantu pelanggan kami memulihkan sistem online mereka dengan aman,” kata Nadella.

Tweet ini langsung ditanggapi oleh Elon Musk yang mengungkapkan bahwa kejatuhan Microsoft juga membawa kekacauan pada industri otomotif.

“Ini berdampak pada rantai pasok otomotif,” kata Elon Musk kepada netizen lainnya. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *