Washington, Beritasatu.com – Presiden Indonesia Prabowo Subianto menegaskan akan selalu membela kedaulatan negara saat ditanya soal isu Laut Cina Selatan. Ia menambahkan, kemitraan lebih baik daripada konflik dan Indonesia menghargai segala kekuatan.

Read More : Sukses Buka Jalan dengan Patwal di Tengah Kemacetan, Warganet Pertanyakan Pemilik Mobil RI 36

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat berkunjung ke Washington, Amerika Serikat, Rabu (13/11/2024) waktu setempat. Pernyataan itu muncul setelah Kementerian Luar Negeri menegaskan Indonesia tidak mengakui klaim Tiongkok atas Laut Cina Selatan meski telah menandatangani perjanjian maritim dengan Beijing akhir pekan lalu.

Tiongkok telah lama berselisih dengan negara-negara Asia Tenggara mengenai Laut Cina Selatan, yang diklaim Tiongkok seluruhnya didasarkan pada sembilan garis putus-putus pada peta yang membagi dua zona ekonomi eksklusif (ZEE) beberapa negara.

โ€œKami menghormati semua kekuatan, tapi kami akan selalu melindungi kedaulatan kami. Namun saya selalu memilih untuk mencari kemungkinan kemitraan,โ€ kata Presiden Prabowo.

โ€œKemitraan lebih baik daripada konflik,โ€ katanya.

Isu Laut Cina Selatan juga sempat dibicarakan saat Presiden Prabowo bertemu dengan Presiden Joe Biden di Gedung Putih pada Selasa (12/11/2024) waktu setempat.

Read More : Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar Beasiswa LPDP 2025

Sebelum berkunjung ke AS, Presiden Prabowo bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing pada akhir pekan lalu. Perjanjian pembangunan maritim yang ditandatangani oleh Tiongkok dan Indonesia menyatakan bahwa mereka telah mencapai kesepahaman bersama untuk pembangunan bersama di bidang-bidang yang saling klaim.

Pernyataan tersebut menimbulkan kekhawatiran di Indonesia, dan para analis mengatakan bahwa hal tersebut dapat ditafsirkan sebagai pembalikan posisi lama Jakarta sebagai negara yang tidak mengajukan klaim di Laut Cina Selatan dan berisiko membahayakan hak kedaulatan Indonesia untuk mengeksplorasi sumber daya di ZEE miliknya.

Presiden Prabowo juga akan berangkat ke Peru untuk menghadiri KTT Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) dan ke Brazil untuk menghadiri KTT G-20.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *