JAKARTA, BERITASATU.COM – Presiden Prabovo Subianno meminta Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdig) segera untuk mempercepat persiapan aturan perlindungan anak -anak di ruang digital. Komunikasi dan Digital (Menkadigi) Meyttia Hafid mengatakan Prabovo ditujukan bahwa peraturan ini diselesaikan dalam waktu dua bulan.

Read More : Persiapan 90%, Kota Depok Siap Jalankan Program Makan Bergizi Gratis untuk 3.000 Siswa

“Presiden kemarin melalui Paksab (sekretaris kabinet) bahwa aturan melindungi anak -anak di ruang digital harus dipercepat. Mereka memberi kami satu hingga dua bulan,” kata Mauttia Jakarta pada hari Minggu (2.2.2025.

Untuk mematuhi arah ini, Meutia menandatangani tim kerja khusus untuk membentuk peraturan (SK), yang bertanggung jawab untuk meninjau dan menyiapkan aturan perlindungan anak -anak di bidang digital. 

Tim berpartisipasi sebagai perwakilan dari berbagai kementerian, akademisi, pendidikan anak -anak dan pengamat anak -anak, diselamatkan oleh anak -anak Indonesia, lembaga psikologi dan anak -anak yang mewakili itu. Tim mulai bekerja pada hari Senin (2/2/2025).

Ada tiga platform digital untuk melindungi tim di ruang digital, meningkatkan literasi digital bagi anak -anak dan orang tua untuk menyadari risiko ruang cibbertal dan perluasan para pelaku dan perluasan konten berbahaya yang ada di posisi Cibbertra.

Read More : Protes UKT Mahal, Mahasiswa: Akses Pendidikan Bukan Ladang Bisnis

Dalam pelaksanaan tugas mereka, koleksi juga mengoordinasikan pengaruh anak -anak dan Menteri Pertahanan, Menteri Pendidikan Utama dan Menengah, Menteri Agama dan Kesehatan untuk memastikan peraturan perlindungan anak dalam ruang digital yang komprehensif.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *