Jakarta, Beerisatu.com – Presiden Praborboria kembali ingat pemimpinnya untuk meningkatkan komunikasi orang. Ini dirilis di sebuah acara kecil di Presiden, Jakarta, Senin (3/24/2025).

Read More : Bendera Merah Putih 79 Meter Dibentangkan pada Parade Bhineka Tunggal Ika di Pekanbaru

Wakil Menteri Pertanian (Wesanan) diungkapkan oleh Presiden Prabongo, pentingnya memperkuat informasi yang baik untuk mencegah tuduhan masyarakat.

“Pemerintah tidak mencegah, tetapi membuat cerita.

Menurut Sudarione, dalam lima bulan terakhir, keberhasilan Presiden Prabor, terutama di daerah pertanian. Beberapa dari mereka tersedia untuk petani, sisa balapan, dan harga gandum lebih kuat.

“Seperti negara lain seperti Filipina, Malaysia dan Jepang adalah kekuatan padi yang baik, yang lebih baik terlepas dari sifat El Nino dan La Nina,” katanya.

Sudarione juga menjadi masalah dengan percakapan pemerintah untuk membawanya dengan sukses kepada publik.

Sebagai bagian dari komunikasi yang lebih baik, Sudarion terus mendengar daerah untuk mendengarkan aspirasi mereka terhadap para petani. Ada banyak ruang di masa lalu, Kulon Prong dan Bantula di Yogyakarta, dan Palembang di Sumyakarta Selatan.

“Dari perjalanan, saya melihat para petani didukung oleh petani berkualitas dan harga gandum sesuai dengan standar.

Sudarion juga memiliki sorotan penyebaran keyakinan terbaik untuk mencegah mereka dengan mudah mempengaruhi ketidaknyamanan.

Read More : Korlantas Polri: Bukan Hanya One-Way, Ganjil Genap dan Contraflow Diberlakukan di Arus Balik Lebaran

Balas untuk wartawan tentang informasi orang -orang yang terhubung, Sudarioio mengetahui peningkatan komunikasi.

“Kami akan berbicara. Jika kami baik, kami akan dibebaskan. Jika ada sesuatu yang hilang,” katanya.

Dia juga menetapkan pemerintah sebagai penyebaran kabar baik tentang pencapaian pekerjaan, dan tidak lelah dengan kerusakan.

“Kita seharusnya tidak menghina untuk menolak pesan, tetapi tidak akan dikatakan.

Di sebuah acara kecil, Presiden Praboros mengirim banyak menteri kandidat pertanian, pertanian MSP Treniculo. Jenderal Novy Helmy Prasetyhea.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *