Jakarta, Beritasatu.com -DPR Komisi III -Anggota Abdullah atau umumnya dikenal sebagai Abduh Gus, meminta 961 pemimpin yang mendirikan presiden Prabowo Subianto di istana negara bagian Kamis (2/20/2025) untuk mempertahankan integritasnya. Secara khusus, Gus Abduh mengatakan bahwa yang regional tidak diizinkan mengambil tindakan kontaminasi kriminal.
Read More : PKS: Gus Miftah Mundur dari Utusan Khusus Presiden Prabowo Patut Ditiru Pejabat Lain
“Oleh karena itu, seharusnya tidak ada lagi pemimpin regional yang berurusan dengan penegakan hukum untuk kontaminasi. Ini adalah peringatan kuat untuk kepala regional baru.
Selama waktu ini, Gus Abduh mengatakan, banyak pemimpin regional tidak dapat mempertahankan integritas mereka, itulah sebabnya mereka ditangkap dalam kasus kontaminasi. Pada akhirnya, mereka berurusan dengan Komisi Penghapusan Korupsi (KPK), Kantor Jaksa Penuntut dan Polisi.
Menurut data KPK, para pemimpin regional di Indonesia selama 2004-2024 167 ditangkap dalam korupsi. Selain itu, selama 2004-2024, KPK menangani 618 kasus korupsi yang terjadi di pemerintah kabupaten dan kota.
“Tes integritas ini sangat tepat. Regional yang harus mempertahankan integritasnya sementara yang bertanggung jawab atas wilayah tersebut,” katanya.
Ini juga memberi selamat kepada regional yang ditunjuk hari ini. Dia percaya bahwa pemimpin orang -orang yang dapat membimbing daerah masing -masing adalah baik.
Read More : Dortmund Datangkan Striker Serhou Guirassy dari Stuttgart
Menurutnya, yang lokal dirancang untuk memenangkan pemilihan dengan Demokrat. Mereka mengikuti proses dan langkah -langkah pemilihan yang cukup lama, sampai mereka dinamai sebagai pemenang.
“Saya mengerti dan memberi selamat kepada regional yang ditunjuk oleh Presiden Prabowo,” kata Gus Abduh.