Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak rencana perjudian online bagi penerima bantuan sosial (bansos). Menurutnya, tidak ada rencana seperti itu.
Read More : 5 SPBU yang Beroperasi di Indonesia, Siapa Saja Pemiliknya?
Tidak, tidak, kata Jokowi usai meninjau program bantuan pompa air di Provinsi Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (19/6/2024), seperti dilansir YouTube Sekretariat Presiden.
Koordinator Menteri Perekonomian (Menko) Airlanga Hartarto juga menegaskan, tidak ada anggaran bantuan sosial (bansos) dalam APBN untuk keluarga korban perjudian online.ย Airlangga juga mengakui belum adanya koordinasi terkait pemberian bantuan sosial kepada keluarga korban perjudian online.
Ya, pertama-tama terkait dengan perjudian online, itu tidak ada dalam anggaran saat ini, kata Airlangga usai salat Idul Adha di Masjid Ainul Hikma, DPP Partai Golkar, Palmera, Jakarta Barat, Senin (17/1). 6/2024).
Sebelumnya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Efendi memperkirakan para pelaku judi online bisa dimasukkan sebagai penerima bantuan sosial. Pihaknya juga mengadvokasi para pemain judi online sebagai solusi terhadap praktik perjudian online.
Read More : Link Pendaftaran Resmi SNBP 2025, Lengkap dengan Langkah-langkahnya
โKami sudah banyak melakukan advokasi terhadap korban perjudian online. Misalnya kami memasukkan mereka ke dalam Data Konsolidasi Perlindungan Sosial (DTKS) sebagai penerima bansos. meminta Kementerian Sosial turun tangan memberikan bimbingan dan arahan,โ kata Muhajir di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (13/6/2024).