JAKARTA, Beritasatu.com – Timnas Indonesia U-23 tidak akan diperkuat striker andalannya Rafael Sturk pada laga semifinal melawan Uzbekistan, Senin (29/4/2024).
Read More : Belajar Keadilan Islam dari Syed Muhammad Naquib Al-Attas
Bek bernomor punggung 11 itu tidak akan bermain di empat besar karena dua kartu kuning. Pemain ADO Den Haag itu mendapat kartu kuning pada final Grup A melawan Yordania dan saat kalah dari Korea Selatan di perempat final.
Kartu kuning pertamanya adalah saat melawan Jordan. Pada titik ini, ia mendapat kartu peringatan karena melakukan pelanggaran terhadap pemain lawan di penghujung babak pertama, tepatnya menit ke-45 + 3.
Ia juga mendapat kartu kuning pada menit ke-20 babak perempat final melawan Korea Selatan. Ia mendapat kartu kuning karena melakukan pelanggaran terhadap lawan 5 menit sebelum gol pertama Indonesia.
Meski demikian, Rafael Sturk berperan penting dalam permainan Indonesia sepanjang kejuaraan. Ia selalu diyakini menjadi pemain kunci di seluruh pertandingan Indonesia mulai dari laga pertama penyisihan grup hingga perempat final.
Ia bahkan mencetak dua gol untuk membawa Indonesia ke babak perempat final. Pemain berusia 22 tahun ini adalah salah satu pemain paling populer di Indonesia bersama pemain seperti Kumang Tigo dan Marcelino Ferdinand. Tiga di antaranya mencetak dua gol.
Pelatih Shin Tae-yong harus mencari pengganti yang tepat untuk mengisi posisi yang ditinggalkan akibat pukulan tersebut. Lantas siapa pemain penggantinya?
Read More : Stop Produksi 718 Versi Konvensional, Porsche Akan Hadirkan Versi Listrik
Pilihan pertama mungkin Ramadhan Sunanta. Penyerang solo klub Persis itu hanya menjadi pemain cadangan di laga Indonesia dan bahkan belum masuk skuad Piala Asia U-23 sejauh ini. Pada laga pertama melawan Qatar, ia mencetak gol pada menit ke-72. Namun, ia hanya bermain 25 menit karena mendapat kartu merah pada menit 90+6.
Akibat kartu merah ini, Indonesia berhadapan dengan Australia. Namun Indonesia mengalahkan tim Kanguru 1-0. Gol tunggal Indonesia dicetak Kumang Teguh
Sananta juga absen pada laga terakhir babak kualifikasi melawan Jordan. Pada laga melawan tim Timur Tengah kali ini, namanya tidak masuk dalam tim Merah Putih.