Jakarta, Berarasatatu.com – Pengadilan unik Pengadilan Selatan Pengadilan Selatan, Kristy Christmaro Kristlya, yang dicurigai dari Komisi Korupsi (KPK).

Read More : DPR Bahas Perubahan UU Tentang Perlindungan Pekerja Migran pada Pekan Depan

Jawaban atas keputusan ini, nounar adalah Messagar Ismail, mengatakan bahwa ia masih mempertimbangkan tindakan hukum lainnya, termasuk peluang.

“Ini memiliki salah satu peluang paling penting. Namun, semuanya tergantung pada MAM,” kata Massara setelah persidangan di Pengadilan Selatan (13.2.2015).

Pada saat yang sama, pengacara Christiano Taiden, Kernel Menya Lubis, yang baru -baru ini tidak menjadi keputusan hakim tentang keputusan dan keadilan hakim.

“Bagi saya, ini kekurangan. Akhir ini berlanjut dan memberi wewenang kepada kita semua.”

Todung mengatakan dia kecewa dengan keputusan tentang pengambilan keputusan, yang menolak untuk menjadi persidangan gelap. Dia menganggap bahwa hakim tidak kehilangan aspek hukum yang kuat.

Read More : Terpopuler, Nasaruddin Umar Isi Kultum Buka Puasa di BTV hingga Tiket KA Lebaran

“Kami mohon maaf atas keputusan ini karena ini bukan bukti hukum yang baik. Kami berharap ini yakin akan asuransi tentang kepercayaan hukum,” katanya.

Selain itu, hakim telah memutuskan menentang solusi Kristen.

“Kami tiba di Pengadilan Distrik Selatan Jacarta untuk meninjau penyalahgunaan kekuasaan KPK. Namun, pelanggaran yang jelas diabaikan,” katanya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *