Jakarta, Beritasatu.com – Pramono Anung Wibowo diketahui akan membantu UKM dalam permodalan dengan menggalang dana sebesar Rp300 miliar jika terpilih menjadi gubernur pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. Calon Gubernur (kagub) DKI Jakarta nomor urut 3 menyoroti bantuan modal yang ada untuk UMKM, bukan sarana infrastruktur.
Read More : Darius Sinathrya dan Donna Agnesia Ikut Tebak Skor Indonesia vs China
Modal ini untuk membantu UMKM bergerak. Jadi bukan sarana untuk infrastruktur, tidak. Itu hanya permodalan. Modal karena kita ingin mendorong UMKM ini bertahan, ujarnya di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Selasa (29.10.2024).
Selain itu, usaha kecil dan menengah inilah yang paling menopang perekonomian Jakarta. Pramono menjelaskan, dirinya mengajari para pedagang cara mengelolanya.
“Jadi teknisnya 300 miliar rupiah itu dikelola (pedagang), baik langsung, lewat KUR, atau lewat Bank DKI. Jadi, pedagangnya kita latih untuk bertanggung jawab juga (modal yang diberikan),” jelasnya.
Kedepannya program-program bantuan yang sudah ada dan program-program yang baik akan terus dilanjutkan. Kalau kurang bagus akan diperbaiki. Pramono kemudian menceritakan pengalamannya membantu usaha kecil dan menengah di masa pandemi Covid-19.
Read More : Hypermart Berikan Solusi Belanja Kebutuhan Berkualitas Warga Jakarta Utara di Pluit Village
Ia menjelaskan, UKM termasuk yang disiplin dalam pembiayaan. Pengalaman saya waktu pandemi kemarin, dana PEN digunakan untuk membantu UKM. UKM ini yang paling disiplin. Rata-rata yang di bawah lebih disiplin dibandingkan yang lain, jelas Pramono.