JAKARTA, BERITASATU.COM – Gubernur Wilayah Khusus Jakarta (DKJ) mengatakan Pramono Anung bahwa mereka ditujukan untuk Jakarta untuk dimasukkan dalam daftar 20 kota global teratas (dua puluh top) pada tahun 2045. 2 tahun 2024. 

Read More : Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Pastikan IKN Siap untuk Sidang Kabinet

Selain mengamankan Jakarta dalam fase untuk melepaskan statusnya sebagai modal nasional, Jakarta juga akan menjadi pusat kota ekonomi dan global. 

“Tidak perlu menjadi kota global. Harus menjadi kota global.  

Pramono bahkan menunjukkan satu per salah satu kota global sebagai kota baru yang pertama peringkat. Kemudian Singapura nomor tujuh, nomor Bangkok 42, Kuala Lumpur Nomor 70, Manila Nomor 72 dan Jakarta masih di nomor 74. 

“Di Jakarta ada di Asean Hanoi, Kamboja dan lainnya di sana,” katanya. 

Sementara UU 2 tahun 2024 mensyaratkan mandat bahwa Jakarta tidak lagi menjadi ibu kota negara, tetapi dia mengatakan di bagian bahwa ibukota harus dapat mentransfer ibukota. Tetapi sampai hari ini tidak ditandatangani, jadi di -House Menteri (Menteri Urusan Domestik) Tito Karnavian dan Presiden Prabowo Subiano mengatakan bahwa Jakarta masih menjadi ibu kota negara. 

Read More : Sahabat Ungkap Alasan Paula Verhoeven Pilih Bungkam Seusai Digugat Cerai Baim Wong

Menurut Pramono, ada kebutuhan untuk bekerja sama antara pemerintah provinsi dan DPRD Jakarta untuk melanjutkan pembangunan Jakarta yang berkelanjutan.

“Konstruksi Jakarta adalah untuk mengikuti kepemimpinan yang ada, tidak terputus -putus, sementara para gubernur dan saya secara terbuka mengatakan kepada saya bahwa saya akan melanjutkan dengan hal -hal baik dari Bang Yos, Bang Foke, Mr Ahok, yang aniesnya dengan Jis, Kalijodo, banjir saluran termasuk Transjakarta dan sebagainya,” dia menjelaskan. ” 

Pramono Anung mengkonfirmasi bahwa dia akan selalu melihat dari warga Jakarta, yang kemudian bertanggung jawab.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *