Jakarta, Beritisatu.com – Gubernur Jakarta dari Gubernur Jakarta Anung, masalah terbesar di Jakarta adalah banyak ketidaksetaraan. Ada banyak orang kaya, tetapi pada saat yang sama, banyak orang tidak memiliki cukup.
Read More : Georgia Cetak Sejarah di Euro 2024, Tumbangkan Portugal 2-0
Pada bulan September, Jakarta berlangsung di Pilate, Jakarta, Jakarta Pencisade, diadakan di Jakarta, Jakarta, Minggu (10/277/2024).
Tingkat ketidaksetaraan masih ketidaksetaraan di Batudis Center (BPS), penduduk Indonesia.
Pada bulan Maret 2024, Kursus Nasional Hyzรงics adalah 0,379. Tujuh oblast dengan tujuh oblast tidak lebih dari angka nasional. Dijelaskan hingga 0,423.
Jakarta Franco Franco
Dengan waktu, jari tangan, dan Promomon menunjukkan kekerasan. Kebanyakan orang hidup dengan batasan.
“Saya pergi ke 125 poin. Di Tanga, saya bertemu Ms. Ms.
Di sana Promiono menemukan sebuah rumah kecil tempat anggota keluarga tinggal. “Hanya ada dua tempat tidur. Mereka di pagi hari,” promiono “promosi,” promiono “promosi”
Read More : Cek 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini
Perjalanan Tramer tidak pernah berhenti. Dia pergi ke Taman Sarai, ke Tamborrah, Tamborrah, ke Tamborrah.
“Saya melihat banyak orang yang saya tinggali lama.
Dengan keyakinan penuh, ketika prompest terpilih selama waktu yang dipilih, ia menekankan komitmennya.
Propao: “Jika saya memberi saya kesempatan, saya dan bang itu bekerja keras untuk kemiskinan.”