Jakarta, Beritasatu.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan prakiraan cuaca nasional untuk Senin (6/5/2024). Peramal Uni Maharani mengatakan BMKG masih memantau perkembangan awal hujan karena beberapa kondisi.

Read More : IHSG Diprediksi Akan Lanjutkan Reli Rekor Tertinggi

Daerah bertekanan rendah teramati di Laut Banda dan Laut Arafuru sehingga menurunkan kecepatan angin atau membentuk zona konvergensi yang memanjang di sekitar Laut Arafuru, Laut Banda, dan pegunungan Papua, kata pantauan Unni Beritasatu.com dalam Informasi BMKG, Minggu. . (5/5/2024) sore.

BMKG juga memantau sirkulasi siklon di Samudera Hindia, Sumatera Barat, dan Papua Utara di Samudera Pasifik. Sirkulasi siklon ini membentuk konvergensi Samudera Hindia sebelah barat Sumatera, mulai dari Lampung, Samudera Hindia sebelah barat Sumatera Barat, dan sekitar Samudera Pasifik sebelah utara Papua, kata Uni.

Menurut dia, kondisi tersebut membentuk zona pengumpulan atau konvergensi angin di sepanjang pantai Sumut hingga Sumbar, dan dari Papua Barat hingga Teluk Kendrawasih.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi berkembangnya awan hujan di wilayah bertekanan rendah, sirkulasi siklon, dan zona konvergensi dan konvergensi, jelasnya.

Read More : Kasus Covid-19 Naik, Prabowo Panggil Menkes ke Istana

Sedangkan tinggi gelombang di perairan Indonesia biasanya berkisar antara 0,5 meter hingga 2,5 meter. Namun hati-hati dengan gelombang besar 2,5 hingga 4 meter di Samudera Hindia selatan Lampung dan juga di Banten.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *