Bangkok, Beritasatu.com – Prajanchai PK Saenchai siap melakoni laga balas dendam melawan Jonathan Di Bella usai kemenangannya di One Friday Fights 68 pada Jumat (28/6/2024).

Read More : Pecat Fonseca, AC Milan Tunjuk Conceicao Sebagai Pelatih Baru

Usai merebut sabuk kickboxing kedua, Prajanchai tidak bisa langsung tidur. Pasalnya, banyak orang yang melihat Jonathan Di Bella sebagai pemenang pertandingan tersebut. Prajanchai yakin ia layak mendapatkan sabuk emas kedua dalam kickboxing. Ia pun mengaku telah memberikan upaya terbaiknya melawan juara dunia kickboxing pertama itu.

“Jonathan Di Bella adalah petarung hebat. Dia salah satu petarung terbaik di dunia, tapi saya telah melakukan yang terbaik. Tentu saja, selalu ada ruang untuk perbaikan,” kata Prajanchai usai perang.

Tentu saja saya senang bisa menang. Ada yang menang dan ada yang kalah itu wajar, tapi yang terpenting saya sudah melakukan yang terbaik, lanjutnya.

Meski demikian, Prajanchai tidak mengabaikan opini publik bahwa dirinya tidak pantas menang. Memahami situasi tersebut, juara dua kali itu akan segera menyaksikan pertandingan melawan Di Bella.

Selain itu, CEO Chatri Sitodthong juga menilai Di Bella adalah pemenangnya. Prajanchai pun mengaku tidak peduli. “Jika ada kesempatan bermain lagi dan Chatri Sitodtong menginginkannya. Saya seorang juara dan saya tidak akan menyerah pada siapa pun yang menantang saya,” jelas Prajanchai.

Read More : Baru Pulang dari Paralimpiade, Ni Nengah Langsung Pecahkan Rekor Peparnas Para Angkat Berat

“Saya siap melawan siapa pun, termasuk pertandingan kejuaraan melawan dia. Dia salah satu petarung terbaik di dunia. Jadi mengapa tidak?” – dia melanjutkan.

Kemenangan atas Di Bella menambah rekor Prajanchai menjadi 6-1 di One Championship. Tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada para penggemarnya yang telah mendukungnya.

“Hari ini saya telah mencapai keinginan saya untuk membawa kedua sabuk ini kembali ke Thailand dan saya sangat senang. Saya ingin mempersembahkan sabuk ini kepada seluruh masyarakat Thailand di dunia. Terima kasih banyak,” pungkas Prajanchai.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *