Batavia, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto pada Senin (28/10/2024) mengumpulkan beberapa menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih untuk membahas swasembada pangan di Istana Kepresidenan di Batavia.
Read More : Ketimbang PPN 12 Persen, YLKI Usulkan Kenaikan Cukai Gula dan Rokok
Pantauan Beritasatu.com, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono akan memasuki istana sekitar pukul 13.10 WIB, disusul Menteri Kelautan dan Perikanan Shakti Wayu Trengono. Sekitar pukul 13.19 WIB, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjadi orang pertama yang masuk Istana dengan mobil yang sudah menunggu.
Amran mengatakan, para menteri sudah mendapat cukup pangan dari gubernur.
“Dan kemudian exit (akan dijelaskan berikut ini) ya keliling, swasembada. (Rapat bersama), saya kira sudah tahu,” kata Menteri KP, Wakil Menteri, Amran sebelum rapat.
Sebelumnya, Amran mengaku telah mengambil tindakan afirmatif dengan memanggil kembali pejabat eselon II atau setara direktur Kementerian Pertanian (Kemendan) yang kedapatan menerima hadiah sebesar Rp700 juta terkait proyek tersebut.
Amran menegaskan, langkah konkrit ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan tiga arahan utama untuk mengekang praktik buruk, meningkatkan efisiensi ekonomi, dan mencapai swasembada pangan dalam waktu 3-4 tahun.
Read More : Waspada, Belasan Kecelakan Laut Terjadi di Pantai Pangandaran
Pencopotan tersebut terjadi akibat adanya pengaduan dugaan korupsi atau praktik lingkungan hidup di perusahaan yang dipimpinnya.
Berdasarkan laporan yang saya terima, harga tunainya mencapai Rp700 juta, dan jumlah yang disetujui Rp50 juta, katanya di kantor Kementerian Pertanian.