Jakarta, Beritasatu.com – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) baru-baru ini melarang pemberitaan tempat hiburan malam Valhalla yang diduga terlibat perjudian online (judol).
Read More : Presiden Prabowo Subianto: Ciri Negara Gagal Adalah Tentara dan Polisi yang Gagal
Presiden PPATK Ivan Yustiawandana mengisyaratkan ada tanda-tanda dana judi online mengalir ke Valhalla.
โAda pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perjudian online yang melibatkan individu yang terlibat,โ kata Ivan dalam keterangannya, Kamis (14/11/2024).
Meski demikian, Ivan belum memberikan penjelasan detail apakah Valhalla terlibat dalam perjudian online yang melibatkan pegawai Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).
Ia hanya mengatakan, PPATK telah memblokir banyak akun Valhalla yang terbukti terlibat perjudian online.
“Hanya sedikit yang dibanned. Ini terus berlanjut,” jelas Ivan. โKualitas sedang diperhitungkan,โ tambahnya.
Read More : Jokowi Undang Tokoh Masyarakat hingga Pekerja IKN Hadir dalam Peringatan HUT ke-79 RI
Ivan juga menambahkan, PPATK telah menghubungi pihak kepolisian untuk mengusut lebih lanjut penutupan rekening tersebut.
Nanti peneliti akan mendalaminya, pungkas Ivan.