Jakarta, Beritasatu.com – Posisi tidur memegang peranan penting dalam menentukan kualitas tidur seseorang. Menurut berbagai penelitian, posisi tidur yang buruk dapat menyebabkan kelelahan, gangguan tidur, sakit kepala, sakit maag, bahkan sakit punggung.

Read More : 5 Tahun Tutupi KDRT, Cut Intan Nabila: Saya Berharap Armor Toreador Bisa Berubah

Ada banyak alasan yang membuat posisi tidur menjadi tidak nyaman. Misalnya saja penggunaan bantal yang salah biasanya akan menimbulkan nyeri pada bagian tubuh tertentu.

Kelompok Staf Klinik Ortopedi dan Traumatologi (KSM) RS Cipto Mangunkusumo Rahyussalem menjelaskan, penggunaan bantal yang salah dapat merusak otot leher bahkan tulang, apalagi jika seseorang tidur dengan posisi yang sama dalam waktu lama.

Posisi tidur secara signifikan dapat mempengaruhi kesehatan otot dan tulang, terutama di area leher. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah rasa tidak nyaman karena penggunaan bantal atau bantal yang salah.

“Posisi tidur itu penting sekali, jangan terpaku pada satu posisi. Ada orang yang tidur di tempat sempit hanya berbaring telentang dan tidak berganti posisi, padahal secara fisik dan naluri tubuh akan memberikan kesempatan untuk rileks. Ubah posisi selama beberapa jam “Kalau bantal sesekali ada yang salah, biasanya hanya otot saja, sore atau malam hari akan terasa enak seperti semula,” kata dr Salim dikutip Antara.

Namun menurutnya, keguguran yang terjadi biasanya tidak kunjung membaik, karena terlalu sering tidur dengan posisi yang tidak tepat sehingga berdampak pada saraf, dan kondisi ini biasanya terjadi pada lansia yang tidur dalam waktu lama tanpa mengubah pola tidurnya. . posisi.

Ketidaknyamanan pada awalnya mungkin hanya dirasakan sebagai nyeri yang mungkin mereda setelah dipijat atau digerakkan. Namun jika masalah ini terus berlanjut, dapat menyebabkan degenerasi dan kompresi pada saraf di leher.

Read More : Hong Kong Jadi Destinasi Ramah Muslim, Kunjungan WNI Naik 42 Persen

Untuk mengatasi masalah tersebut, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, salah satunya adalah dengan mengendurkan otot leher dan menggunakan obat oles pada leher.

Obatnya adalah dengan gerakan perlahan dari depan ke belakang sambil memutar kepala yang cukup untuk mengendurkan otot-otot yang tadinya tegang. Bisa juga dengan mengoleskan obat oles pada bagian leher, biasanya pada sore hari atau keesokan harinya. akan terasa lebih baik,” kata Salim.

Jika masalahnya disebabkan oleh penggunaan bantal yang salah, mencoba mengeringkan bantal dan tidur di atasnya setelah bantal mengering dapat meredakan leher kaku untuk sementara.

“Hal ini membantu bantalan tetap fleksibel dan lebih nyaman digunakan,” tutupnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *