Jakarta, Beritasatu.com – Produsen mobil Jerman Porsche mengurangi produksi kendaraan listrik (EV) Taycan pada tahun 2024 karena penurunan penjualan. Perlambatan produksi ditandai dengan berkurangnya shift produksi.
Read More : Waspada, Aplikasi Investasi Ini Bisa Curi Uang Anda via Ponsel
Mengutip artikel Carbuzz Selasa (9/7/2024): Penurunan penjualan kendaraan listrik global mulai tahun 2023 dan seterusnya tidak hanya berdampak pada Porsche, tetapi juga pabrikan lain. Porsche Taycan menghasilkan banyak uang di tahun-tahun awal produksinya, namun hari-hari baiknya telah berakhir.
Pabrik Porsche di Zuffenhausen, tempat produksi sedan listrik, telah mengurangi jumlah shift produksi karyawannya dari dua menjadi satu.
Perusahaan juga sedang bernegosiasi dengan Dewan Buruh Jerman dan berjanji tidak akan melakukan PHK. Namun hal tersebut hanya berlaku bagi pekerja tetap, dan beberapa minggu lalu kontrak pekerja tidak tetap dikabarkan tidak diperpanjang.
Porsche Taycan awalnya terjual dengan baik selama beberapa tahun pertama. Pada tahun 2021, mobil tersebut menjadi model terlaris Porsche, dengan penjualan melebihi 41.000 unit, melampaui 911 dan Panamera. Jumlah tersebut mengalami penurunan pada tahun 2022, namun meningkat kembali pada akhir tahun 2023, meski tidak mencapai status terlaris seperti sebelumnya.
Penjualan Taycan turun lebih dari setengahnya dalam tiga bulan pertama tahun 2024, yang kemungkinan besar disebabkan oleh peluncuran versi facelift pada bulan Februari.
Namun perusahaan berharap produksi Taycan Turbo GT berkekuatan 1.092 tenaga kuda akan membantu mengimbangi lemahnya permintaan. Khususnya, Taycan Turbo GT dijadwalkan tiba di dealer AS pada musim panas 2024.
Read More : Red Sparks vs Hi-Pass, Megawati Cs Wajib Menang untuk Kunci Posisi 2
Selain itu, Macan EV juga akan segera diluncurkan, yang diharapkan dapat membantu Porsche menarik lebih banyak pembeli EV ke merek tersebut.
Namun Porsche bukan satu-satunya produsen mobil yang terkena dampak penurunan penjualan kendaraan listrik. Permintaan telah menurun sejak tahun lalu, mendorong beberapa produsen mobil untuk memikirkan kembali strategi elektrifikasi mereka yang agresif.
Tesla, yang saat ini menjadi mobil terlaris di dunia, juga mengalami penurunan penjualan sehingga mendorong produsen mobil listrik AS tersebut memangkas harga.
Namun, saat ini belum bisa dipastikan apakah keputusan Porsche menunda produksi Taycan terkait langsung dengan penurunan permintaan model tersebut.