Jakarta, Beritasatu.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memerintahkan 15.000 petugas untuk mengambil sumpah Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, dalam Operasi Mantap Brata 2024.

Read More : 10.548 Perwira Polri Terima Kenaikan Pangkat di Awal Tahun 2025, Ini Perinciannya

Wakil Direktur Jenderal Polisi Bidang Pelayanan Kemanusiaan Irjen Dedi Prasetyo mengatakan Kapolri sudah mendalami kesiapan panggilan keamanan terkait rencana pengkhianatan presiden dan wakil presiden.

Proses berpakaian pemanggilan tentara dilaksanakan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Sedangkan pemanggilan akan dilaksanakan di tempat yang sama pada Senin (14/10/2024). Total ada 15.000 orang. pekerjaan, termasuk peralatan khusus (almatsus), akan diserahkan untuk perlindungan ini,” kata Dedi Prasetyo, dikutip Antara, Minggu. (13/10/2024).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan ikut serta dalam Pasukan Operasi Mantap Brata untuk mengamankan upacara pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Saat ini, Presiden Jokowi bersiap memberikan tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada tujuh perwira Polri yang dinilai telah berjasa dalam pelayanan kepolisian dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Read More : Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pembangunan IKN, Prabowo: Salah Satu Investor Saya Sendiri

Berikut adalah tujuh episode pemenang penghargaan. Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes), dan Departemen Hubungan Internasional Polri.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *