PURWORJO, Bertasatu.com – Polisi terus menyelidiki dan menyelidiki Borreor kecelakaan yang mematikan, yang menewaskan 11 orang dan melukai 6 lainnya. Polisi menerima banyak dokumen untuk mematuhi informasi kejahatan dan pengemudi truk.
Read More : Dibanderol Rp 9 Miliar, Mobil Listrik Ferrari Diproduksi Terbatas
Kepala Markas Besar Kepolisian Corlant Paul Robin mengungkapkan hal ini di lokasi kecelakaan, di desa Kaljambo, Borurorg, Kamis (5/55 2012) sore ini setelah TKP. Dia mengatakan saku di saku memiliki banyak dokumen kendaraan.
“Investigasi ini berfokus pada kendaraan, SIM, Sink, Kir Letter dan pengemudi Troncock,” kata Paul Robin, Komisaris Paul Robin, setelah petugas polisi melakukan tempat kejadian untuk menyelidiki kecelakaan fatal di Borura.
Selain dokumen, partainya juga akan meminta informasi tentang pengemudi truk Ladis (48), seorang penduduk Bojonegor, Jawa Timur, yang masih dirawat. Dia menambahkan: “Pengemudi truk tidak dapat diinterogasi karena mereka masih terkejut dan dirujuk ke Rumah Sakit Sardjito.”
TKP dilakukan dalam dua tahap, terutama setelah kecelakaan dan yang kedua setelah markas polisi nasional. Ini akan meniru acara untuk mendukung pengawas ilmiah.
Read More : Crazy Rich Malang Pamer Motor Sport Langka di Indonesia Harga Rp 2,5 Miliar
Peristiwa tragis ini terjadi di Gallan Raya Maglinage-Boruorg, desa Kaljambi. Dimulai dengan tronon, bus akan mengatasi arah Magellang yang sama. Namun, truk terkejut, bersih, transportasi umum dan pengrajin kayu. Akibatnya, 11 orang tewas di lokasi dan 6 lainnya terluka.
Polisi juga mencapai penyebab sebenarnya truk dan menyebabkan kecelakaan yang menyebabkan lusinan penumpang angkutan umum di Borrewor.